BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Frank Lampard: Level Lionel Messi Berbeda dengan Kami Semua

14-08-2019 06:00 | Yaumil Azis

Bintang Barcelona, Lionel Messi (c) AP Photo Bintang Barcelona, Lionel Messi (c) AP Photo

Bola.net - pelatih Chelsea, Frank Lampard, bercerita soal tiga sosok yang selalu sulit ia bendung semasa dirinya masih aktif berkarir sebagai pemain. Salah satunya adalah bintang Barcelona, Lionel Messi.

Chelsea dan Barcelona, semasa Lampard masih bermain, cukup sering dipertemukan di ajang Liga Champions. Dalam waktu enam tahun saja, mulai 2006 hingga 2012, kedua klub raksasa Eropa itu berhadapan sebanyak 12 kali.

Catatan menunjukkan bahwa Chelsea sedikit lebih baik dari Barcelona dalam kurun waktu tersebut. Frank Lampard dkk hanya menelan satu kekalahan, meraih dua kemenangan, dan sisanya selalu berakhir dalam keadaan seimbang.

Delapan pertemuan, delapan kali juga Lampard berhadapan dengan Lionel Messi. Ia menjadi saksi mata bagaimana penyerang Argentina tersebut menjelma dari sesosok anak muda bertalenta menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Pemain yang Merepotkan Lampard

Lampard pun diberi kesempatan untuk mengenang kembali masa-masa karirnya sebagai pemain dulu saat berbincang dalam situs resmi UEFA. Ia membeberkan tiga pemain yang selalu merepotkannya, salah satunya adalah Messi.

"Bisakah saya memberi anda dua jawaban? Sebenarnya ada tiga," ujar Lampard saat ditanya soal pemain yang sering merepotkan dirinya. "Yang pertama adalah Messi, karena dia adalah pemain yang paling luar biasa," sambungnya.

"Rasanya seperti anda sedang bermain melawan seseorang dengan level yang berbeda dengan kami semua. Dua pemain lainnya yang saya ingat serig membuat saya kerepotan adalah Xavi dan [Andres] Iniesta dari Barcelona," lanjutnya.

"Mereka hanya memainkan bola di sekitar anda, dan anda tak bisa mendekati mereka. Itu adalah bentuk sepak bola yang tidak terasa normal bagi saya; berbeda dari apapun yang pernah saya hadapi," tambahnya.

2 dari 2 halaman

Belajar dari Barcelona

Kini, Lampard sedang menjalani karirnya sebagai pelatih yang baru seumuran jagung. Seperti yang diketahui, ia baru memiliki pengalaman melatih klub divisi Championship, Derby County, mulai dari tahun 2018 lalu.

Lampard memiliki harapan bisa mengaplikasikan permainan dan cara berpikir para pemain Barcelona ke skuat Chelsea miliknya. Ia mengaku tak ingin memiliki satu strategi andalan saja saat menghadapi lawannya.

"Apa yang saya inginkan adalah sebuah tim yang cukup luwes dan bisa beradaptasi dengan cara kami bermain. Saya tak ingin tertahan di satu ide, visi, satu rencana - saya ingin pemain bisa beradaptasi, sehingga seiring kami maju, kami juga bisa berevolusi," tambahnya.

"Mungkin setiap hari, setiap pekan; mungkin dengan formasinya, atau pola pikirnya. Saya ingin sangat terbuka akan hal itu, dan saya ingin para pemain juga terbuka soal itu," tandasnya.

(Goal International)

Para Bek Premier League yang Berbahaya pada Pekan Pertama

KOMENTAR