Final Liga Champions: Menunggu Aksi Balas Dendam Mohamed Salah, Bakal Juara?

Richard Andreas | 28 Mei 2022, 11:30
Pemain Liverpool, Mohamed Salah (c) AP Photo
Pemain Liverpool, Mohamed Salah (c) AP Photo

Bola.net - Final Liga Champions 2021/22 ini bakal jadi panggung spesial bagi Mohamed Salah. Winger Mesir ini mengusung misi balas dendam pribadi untuk tim lawan, Real Madrid.


Minggu (29/5/2022), final UCL 2021/22 bakal mempertemukan Liverpool vs Real Madrid. Laga ini tentu membangkitkan memori final tahun 2018 lalu, kedua tim bertemu di panggung yang sama.

Saat itu, Madrid terbukti lebih tangguh dengan kemenangan 3-1. Liverpool tidak berkutik menghadapi gempuran Los Blancos, terlebih karena dua blunder Loris Karius yang jadi penentu.

Di pertandingan itu, Salah terpaksa keluar lapangan di babak pertama karena cedera setelah mengalami benturan dengan Sergio Ramos. Nahas, winger Mesir ini tidak bisa berbuat banyak untuk tim.

Kini, Salah punya kesempatan kedua, karena itulah ambisinya jauh lebih besar daripada pemain-pemain Liverpool lainnya.

1 dari 2 halaman

Momen terburuk

"Saya ingat ketika saya meninggalkan lapangan setelah 30 menit pertandingan itu, itu adalah momen terburuk dalam karier saya," ujar Salah seperti dikutip Daily Mail.

"Saya benar-benar down. Saya menjalani musim yang bagus dan kemudian memainkan final Liga Champions pertama saya dan keluar begitu cepat adalah hal terburuk yang bisa terjadi pada saya."

Mendengar komentar tersebut, jelas Salah masih ingat betul momen buruknya di final kala itu. Bagaimanapun final itu adalah kesempatan besar, impian yang terwujud.

Wajar jika saat ini Salah memiliki motivasi ekstra. Dia berambisi membuktikan diri menghadapi lawan yang sama di panggung yang sama.

2 dari 2 halaman

Ambisi Salah

Memori buruk tahun 2018 itu tentu bisa jadi motivasi ekstra bagi Salah. Dia sudah bermain di level tinggi musim ini dan tenaganya jelas dibutuhkan tim untuk menghadapi lawan sekuat Madrid.

Musim ini, Salah sudah mencetak total 31 gol dari 50 penampilan di semua kompetisi untuk Liverpool. 8 gol di antaranya tercipta di Liga Champions.

Bisa jadi Salah memasuki lapangan dengan rasa was-was mengingat insiden tahun 2018 lalu. Namun, jika bisa melewatinya, dia jelas bakal jadi salah satu ancaman untuk Madrid.

Salah dikenal dengan kecepatan dan tembakan-tembakan kerasnya. Musim ini titik lemah Madrid ada di lini belakang, mengawal Salah jelas tidak akan mudah.

Sumber: Bola, Sky Sports, UEFA

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR