BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Chelsea Remehkan Porto di Liga Champions, Legenda Portugal Muak!

24-03-2021 09:15 | Aga Deta

Skuad Chelsea merayakan gol Hakim Ziyech ke gawang Atletico Madrid, Liga Champions 2020/21. (c) AP Photo Skuad Chelsea merayakan gol Hakim Ziyech ke gawang Atletico Madrid, Liga Champions 2020/21. (c) AP Photo

Bola.net - Para pemain Chelsea dilaporkan sangat senang bakal menghadapi Porto di perempat final Liga Champions. Mendengar hal tersebut, legenda Porto Paulo Futre sangat berang.

Undian babak perempat final Liga Champions sudah digelar pada pekan lalu. Hasilnya, Chelsea akan berhadapan dengan Porto.

Chelsea melaju ke perempat final setelah menundukkan Atletico Madrid. Sementara itu, Porto berhasil menyingkirkan Juventus yang diperkuat Cristiano Ronaldo.

Ada berita yang menyebutkan bahwa pasukan Thomas Tuchel merayakan hasil drawing perempat final Liga Champions. Sebab, mereka akan berhadapan dengan Porto yang relatif paling lemah di antara kontestan lainnya.

1 dari 2 halaman

Porto Diremehkan

Futre tidak terima dengan sikap para pemain Chelsea yang dianggap memandang sebelah mata Porto. Ia merasa sangat muak mendengar hal tersebut.

"Para pemain Chelsea melakukan selebrasi ketika mendengar mereka bertemu Porto. Bagaimana saya tahu? Ini beredar di media Inggris dan saya lalu menghubungi untuk mengonfirmasi," kata Futre kepada CMTV.

"Para pemain FC Porto harus berlari tidak seperti sebelumnya di dua pertandingan ini. Anda tahu mengapa? Karena Chelsea berpikir mereka telah memenangi duel. Mereka berselebrasi!"

"Ketika saya berbicara dengan sumber [berita] maka saya merasa muak dan saya akan memberikan apa pun untuk melawan Chelsea."

2 dari 2 halaman

Porto Harus Singkirkan Chelsea

Kesal dengan sikap para pemain Chelsea, Futre mendesak tim asuhan Sergio Conceicao untuk menyingkirkan wakil Inggris itu di babak delapan besar. Ia yakin Porto bisa lolos ke babak berikutnya.

"Pemain Porto harus memberikan segalanya di lapangan karena Chelsea berpikir mereka sudah berada di semifinal," Futre menambahkan.

"Mereka merayakannya di pagi hari saat tahu melawan Porto. Porto bisa lolos, tapi mereka harus berkeringat darah."

Sumber: Metro

KOMENTAR