BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Cerita di Balik Final UCL 2008: Bukti Bahwa Cristiano Ronaldo Bukan Pemain Egois

11-06-2020 05:20 | Richard Andreas

Selebrasi Cristiano Ronaldo usai menjebol gawang Arsenal di semifinal Liga Champions 2008/09. (c) Eddie Keogh/Reuters Selebrasi Cristiano Ronaldo usai menjebol gawang Arsenal di semifinal Liga Champions 2008/09. (c) Eddie Keogh/Reuters

Bola.net - Karena ekspresinya di lapangan, Cristiano Ronaldo sering dituding sebagai pemain yang egois. Ronaldo selalu ingin mencetak gol, selalu ingin menendang penalti, selalu ingin mengeksekusi tendangan bebas, selalu ingin jadi nomor satu.

Kendati demikian, ternyata Ronaldo sebenarnya tidak se-egois itu. Mungkin mereka yang tidak mengenal Ronaldo sering salah persepsi karena tidak tahu apa yang terjadi di balik layar.

Untuk sedikit memahami sifat asli Ronaldo, Owen Hargreaves mengajak kita kembali mundur ke tahun 2008 lalu. Saat itu, Manchester United bertemu Chelsea di final Liga Champions, Hargreaves bermain di tim yang sama dengan Ronaldo.

Bagaimana cerita Hargreaves selengkapnya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!

1 dari 3 halaman

Tugas Tendangan Bebas

Kala itu ada pemandangan berbeda di lapangan. Setiap kali MU mendapatkan tendangan bebas di posisi yang menguntungkan, justru Hargreaves yang maju jadi eksekutor, bukan Ronaldo.

Tentu pemandangan itu membuat fans MU bertanya-tanya. Pasalnya, Ronaldo selalu dipercaya jadi eksekutor sejak berkembang di MU. Terlebih mereka memandang Ronaldo sebagai pemain egois, rasanya aneh melihat Ronaldo rela memberikan kesempatan pada Hargreaves.

Kendati demikian, Hargeaves menegaskan bahwa yang terjadi justru sebaliknya. Ronaldo bukanlah pemain egois, bahkan Ronaldo sendiri yang meminta Hargreaves untuk mengeksekusi tendangan bebas.

2 dari 3 halaman

Latihan Bersama

Seperti biasa, sebelum pertandingan para pemain mendapatkan kesempatan untuk melakukan latihan pemanasan di lapangan. Saat itu Hargreaves memilih melatih tendangan bebasnya bersama Edwin van der Sar.

"Saya ingat melatih tendangan bebas sebelum duel final Liga Champions kontra Chelsea tahun itu. Saya di satu sisi, Ronaldo di sisi lain. Saya bisa mencetak sembilan gol dari 10 kesempatan," ujar Hargreaves kepada Metro.

"Dan Edwin kemudian mendatangi saya: "Owen, jika kita mendapatkan tendangan bebas di final Liga Champions, Anda harus mengambilnya'. Saya menjawab: 'Saya tidak bisa mengambilnya dari Cristiano, itu Critiano Ronaldo'."

3 dari 3 halaman

Kerelaan Ronaldo

Singkatnya, Hargreaves sudah siap mengalah, tidak mau mengganggu ketenangan Ronaldo. Namun, justru Ronaldo sendiri yang mendatanginya dan menyerahkan tugas eksekusi tendangan bebas.

"Lalu kami memasuki ruang ganti, kami bersiap sebelum memasuki lapangan, tidak ada orang lain. Cristiano mendatangi saya dan berkata: 'Owen, jika kita mendapatkan tendangan bebas hari ini, itu milikmu. Saya sudah melihat latihanmu'," imbuh Hargreaves.

"Dan itulah Ronaldo. Semua orang berpiir dia hanya memikirkan diri sendiri dan egois, tapi ketika Anda bagus melakukan sesuatu, dia orang pertama yang menyadarinya," tutupnya.

Sumber: Metro

KOMENTAR