BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Barcelona Ikut Liga Super Eropa, Presiden La Liga Ngamuk ke Bartomeu

28-10-2020 09:20 | Yaumil Azis

Barcelona menjuarai Joan Gamper Trophy 2020 setelah mengalahkan Elche (c) FC Barcelona Barcelona menjuarai Joan Gamper Trophy 2020 setelah mengalahkan Elche (c) FC Barcelona

Bola.net - Sebelum mangkat dari jabatannya sebagai presiden, Josep Maria Bartomeu mengkonfirmasi kalau Barcelona akan turut serta dalam pentas Liga Super Eropa. Kabar itu membuat presiden La Liga, Javier Tebas, mencak-mencak.

Bartomeu mengumumkan pengunduran dirinya beserta jajaran manajemen klub pada Rabu (28/10/2020) dinihari. Keputusan ini diambil sebagai imbas dari buruknya kiprah Barcelona di sepanjang musim 2019/20 kemarin.

Ia tidak hanya menyampaikan keputusannya mundur dari jabatan sebagai presiden klub. Dalam kesempatan yang sama, Bartomeu juga mengkonfirmasi kalau Barcelona sepakat untuk turut serta dalam ajang Liga Super Eropa.

Rencana digelarnya Liga Super Eropa ini kontroversial dan mendapatkan penolakan dari beberapa kalangan. Namun sejumlah klub besar sudah sepakat mengikutnya, termasuk enam raksasa dari ajang Premier League.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Javier Tebas Mencak-mencak

Kendati mendapatkan penolakan, sepertinya Liga Super Eropa bakal tetap dilaksanakan. Sky News memberitakan bahwa dana sebesar 4,6 juta pounds telah disalurkan ke Wall Street guna mendanai penyelenggaraan Liga Super Eropa.

Kompetisi itu sendiri nantinya hanya beranggotakan 16 hingga 18 tim, sebagaimana yang dirumorkan. Dan diprediksi bakalan diselenggarakan pada tahun 2022 untuk menggantikan Liga Champions.

Banyak yang meyakini bahwa kompetisi ini membuat klub-klub raksasa menjadi semakin kaya. Tebas selaku presiden La Liga sendiri cukup vokal dalam menyuarakan penolakannya.

"Sayangnya pernyataan Bartomeu pada hari terakhirnya soal FC Barcelona bergabung dengan kompetisi yang lemah dan khayal akan menjadi kehancuran mereka," tulis Tebas di media sosial Twitter.

"Ini mengkonfirmasi ketidakpeduliannya terhadap industri sepak bola. Akhir yang menyedihkan bagi seorang presiden dengan kesuksesan dan belakangan ini melakukan banyak kesalahan," tutupnya.

2 dari 2 halaman

Ramai-ramai Menolak Liga Super Eropa

Ini bukan kali pertama Tebas menyuarakan penolakannya terhadap konsep Liga Super Eropa. Pekan lalu, ia juga berkata hal senada tentang kompetisi ini.

Legenda klub raksasa, seperti Jamie Carragher dari Liverpool dan Gary Neville untuk Manchester United, juga tidak sepakat dengan Liga Super Eropa. "Penggemar [sepak bola] bakalan berpaling," kata Neville kepada Sky Sports.

Menurut beberapa laporan yang beredar, Alexander Ceferin selaku presiden UEFA telah menyatakan penolakan terhadap Liga Super Eropa. Sementara FIFA disebut siap mendukung kompetisi tersebut berjalan.

(Goal International)

KOMENTAR