Balas Dendam ke Real Madrid? Liverpool Tidak Kepikiran, Tuh!

Yaumil Azis | 26 Mei 2022, 01:19
Duel Sergio Ramos dan Mohamed Salah (c) AFP
Duel Sergio Ramos dan Mohamed Salah (c) AFP

Bola.net - Liverpool dipertemukan dengan Real Madrid dalam laga final Liga Champions yang digelar hari Minggu (29/5/2022) nanti. Ini adalah kesempatan buat klub berjuluk the Reds tersebut untuk melakukan balas dendam.


Seperti diketahui, Liverpool pernah bertemu Real Madrid dalam momen yang sama pada tahun 2018 lalu. Mereka kalah dengan skor 1-3 dengan berbagai insiden tak terduga, seperti cederanya Mohamed Salah dan dua blunder fatal Loris Karius.

The Reds sudah jauh berbeda. Sekarang gawang mereka tidak lagi dikawal oleh Loris Karius, melainkan Alisson Becker. Pria asal Brasil itu dikenal sebagai salah satu kiper terbaik dunia saat ini dengan catatan 27 clean sheet dan 40 kebobolan.

Mo Salah pun sepertinya akan bermain penuh. Pada tahun 2018 dulu, ia meninggalkan lapangan lebih cepat karena cedera usai berduel dengan bek Real Madrid, Sergio Ramos. Sekarang Ramos tidak lagi bermain untuk Los Merengues.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Tidak Percaya dengan Balas Dendam

Aura balas dendam dari Liverpool terlihat dari unggahan Mo Salah di media sosial Twitter beberapa waktu lalu. Beberapa kalangan pun telah melancarkan kritikannya buat penyerang asal Mesir tersebut karena tweet bernada balas dendam itu.

Namun sungguh, Liverpool sama sekali tidak kepikiran untuk melakukan balas dendam terhadap Real Madrid. Jurgen Klopp selaku pelatih the Reds mendiskusikan soal ini ketika bertemu awak media dalam konferensi pers.

"Sudah jelas bahwa itu malam yang keras buat kami, berat untuk diterima, situasinya, cara kami kebobolan, cederanya Mo," ujar Klopp, dikutip Goal International.

"Saya tidak percaya dengan balas dendam, tetapi saya juga bisa memahaminya. Saya tidak yakin itu hal tepat untuk dilakukan. Saya paham apa yang Mo katakan, dia ingin memperbaikinya, saya juga."

2 dari 2 halaman

Tak Perlu Motivasi Tambahan

Mohamed Salah juga mendapatkan pembelaan dari rekan setimnya sekaligus kapten Liverpool, Jordan Henderson. Ia paham dengan perasaan sang penyerang karena pertemuan sebelumnya tidak berakhir baik.

"Dia tidak bermaksud demikian, begitu kan Mo? Saya paham dari sudut pandang Mo, itu waktu yang sangat emosional, berat untuknya dan semuanya tapi buat saya, anda tak butuh motivasi lebih untuk memenangkan final Liga Champions."

"Itu yang anda semua impikan sewaktu kecil, bermain di laga besar dan tidak ada yang lebih besar dari final Liga Champions melawan tim kelas dunia dengan pemain kelas dunia pula."

Mo Salah juga menambahkan bahwa kegagalan menjuarai Premier League bakal menambah motivasi Liverpool untuk mengalahkan Real Madrid. "Setelah apa yang terjadi di Madrid dulu dan juga pada hari Minggu kemarin, semuanya termotivasi untuk memenangkan Liga Champions," tuturnya.

(Goal International)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR