BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Arsene Wenger Yakin Premier League Bakal 'Mati' jika Ada Liga Super Eropa

29-10-2020 07:12 | Ari Prayoga

Arsene Wenger (c) KLY Arsene Wenger (c) KLY

Bola.net - Eks manajer Arsenal, Arsene Wenger meyakini bahwa jika menjadi kenyataan, maka kompetisi Liga Super Eropa bakal mematikan supremasi Premier League Inggris.

Rumor mengenai rencana menggelar Liga Super Eropa memanas dalam beberapa waktu belakangan. Dana dalam jumlah besar pun siap digelontorkan untuk membuat kompetisi ini terwujud.

Bahkan, Josep Maria Bartomeu mengonfirmasi bahwa Barcelona sudah sepakat untuk mengikuti kompetisi Liga Super Eropa. Pernyataan itu ia keluarkan setelah ia mundur dari kursi presiden Barca.

1 dari 2 halaman

Pendapat Wenger

Klub-klub besar Premier League sendiri kabarnya tengah merencanakan proyek bernama Big Picture untuk membuat mereka semakin digdaya.

Wenger sendiri berharap Liga Super Eropa gagal menjadi kenyataan karena bakal mematikan Premier League, apalagi jika klub-klub raksasa Inggris bersedia ikut.

"Saya tidak percaya Eropa siap untuk itu. Pasalnya, Premier League sebenarnya punya keunggulan. Proyek itu [Big Picture] ingin mempertegas superioritas tersebut," ujar Wenger kepada The Guardian.

"Liga lain mencoba menghancurkan keunggulan yang dimiliki Premier League. Bagi mereka, cara terbaik untuk menjinakkannya adalah dengan menciptakan Liga Eropa. Pada dasarnya itu berarti menghancurkan Premier League," imbuhnya.

"Jika mereka mendapat persetujuan dari klub-klub besar Inggris, maka itu akan terjadi." tukasnya.

2 dari 2 halaman

Ingin Hasilkan Uang Lebih Banyak

Lebih lanjut, Wenger menilai bahwa meski keinginan menggelar Liga Super Eropa ini adalah untuk membuat sepak bola semakin seru, akan tetapi pada dasarnya hal tersebut dilakukan hanya untuk mengeruk keuntugan lebih besar.

"Ini juga sepak bola, tetapi kita dalam periode pemilik atau investor. [Untuk] investor, target pertama mereka adalah menghasilkan uang," tutur Wenger.

"Liga Super Eropa adalah salah satu cara, mungkin, untuk menghasilkan lebih banyak uang." tandasnya.

Sumber: The Guardian

KOMENTAR