BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

21 Tahun 355 Hari, Kylian Mbappe Lampaui Rekor Lionel Messi di Liga Champions

10-12-2020 03:30 | Richard Andreas

Kylian Mbappe (c) AP Photo Kylian Mbappe (c) AP Photo

Bola.net - Kylian Mbappe tak bisa berhenti membuat kejutan dan memecahkan rekor. Teranyar, bintang muda PSG ini menyalip Lionel Messi dalam daftar pemain termuda dengan torehan 20 gol di Liga Champions.

Dua tahun terakhir, Mbappe mulai dipandang sebagai pemain muda terbaik di dunia. Dia dianggap sebagai penerus ideal kejayaan Ronaldo-Messi di dunia.

Mbappe pun terus membuktikan diri. Dia meraih trofi Piala Dunia 2018 bersama Prancis, satu trofi yang belum pernah diraih Messi dan Ronaldo. Juga, torehan trofi Mbappe terus bertambah di usia yang begitu muda.

Kini dia kembali mengejutkan dunia dengan melampaui catatan Messi di panggung Eropa. Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

21 tahun 355 hari, termuda dengan 20 gol

Kamis (10/12/2020) dini hari WIB, Mbappe ambil peran dalam kemenangan PSG atas Istanbul Basaksehir pada matchday 6 Grup H Liga Champions 2020/21.

Striker muda Prancis ini mencetak gol penalti di menit ke-42 yang membawa PSG unggul 3-0. Bersama gol inilah Mbappe mencetak rekor baru.

Tercatat menurut Opta, di usia 21 tahun 355 hari, Mbappe merupakan pemain termuda dalam sejarah Liga Champions yang bisa mencetak torehan 20 gol.

Torehan ini mentereng jika melihat nama-nama yang berhasil disalip Mbappe. Ada Messi di peringkat ke-2 (22 tahun 266 hari), lalu ada Raul (22 tahun 297 hari), Del Piero (23 tahun 157 hari), dan Karim Benzema (23 tahun 282 hari).

Mbappe kemudian menambah koleksinya jadi 21 gol dengan mencetak gol kedua di menit ke-62. Kemenangan 5-1 untuk PSG.

2 dari 2 halaman

Kian dewasa

Mbappe tak hanya impresif di lapangan, dia pun menunjukkan perkembangan pesat di luar lapangan. Mbappe kian dewasa, kian memahami posisi dan perannya di dunia sepak bola.

Teranyar, Mbappe memprotes tindakan rasisme terhadap asisten pelatih Istanbul Basaksehir, Pierre Webo. Laga PSG vs Istanbul ini sempat ditunda sehari karena insiden rasisme tersebut.

Kala itu, di awal babak pertama, ofisial ke-4 pertandingan, Sebastian Coltescu, menyebut Webo dengan panggilan yang termasuk pelecehan rasial. Webo pun berang mengonfrontasi Coltescu, situasi memburuk, Istanbul pun tidak mau meneruskan pertandingan.

Di tengah protes pelecehan rasial itu, Mbappe termasuk salah satu pemain yang paling vokal di lapangan. Dia meminta rekan-rekannya untuk tidak meneruskan pertandingan sebagai bentuk solidaritas untuk Istanbul Basaksehir.

Sumber: Opta

KOMENTAR