Wah, MU Batal Rekrut Timo Werner Gara-Gara Paul Pogba?

Serafin Unus Pasi | 2020-06-05 20:40
Penyerang RB Leipzig, Timo Werner (c) DFB/GettyImages/Lukas Schulze

Bola.net - Sebuah informasi menarik datang dari Manchester United. Tim berjuluk Setan Merah itu batal merekrut Timo Werner karena sosok Paul Pogba.


Sudah menjadi rahasia umum bahwa sejak tahun lalu United berburu striker baru. Mereka membutuhkan penyerang yang bisa menggantikan Romelu Lukaku di lini serang mereka.

Salah satu nama yang dikaitkan dengan United adalah Timo Werner. Striker RB Leipzig itu menjadi salah satu idaman Solskjaer setelah musim ini ia mengemas 30 gol bagi RB Leipzig.

The Athletic mengklaim bahwa saat ini Manchester United tidak akan mengejar tanda tangan Werner. Paul Pogba ditengara menjadi penyebabnya.

Apa hubungan Pogba dengan transfer Werner? Simak informasinya di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Keuangan Terbatas

Menurut laporan tersebut, Manchester United memiliki uang yang terbatas untuk dibelanjakan di musim panas nanti.

Membeli striker baru adalah prioritas kedua mereka. Prioritas pertama Setan Merah adalah mereka ingin mendatangkan winger kanan baru.

Mengingat winger kanan incaran mereka memakan biaya yang besar, sisa dana transfer mereka diklaim tidak cukup untuk menebus mahar transfer Werner yang mencapai 54 juta pounds.

2 dari 3 halaman

Gara-Gara Pogba

Lantas apa hubungan Pogba dengan kegagalan transfer Werner? Hubungannya karena Pogba sulit dijual.

Manchester United pada awalnya cukup optimistis bisa mendapatkan jasa Werner. Pasalnya mereka berencana menjual Paul Pogba di musim panas nanti, dan uang penjualannya akan dibuat untuk membeli Werner.

Sementara Pogba sendiri sepi peminat di bursa transfer musim panas ini sehingga rencana belanja United menjadi berantakan.

3 dari 3 halaman

Target Utama

Menurut laporan tersebut, target transfer utama Manchester United juga berasal dari Jerman.

Mereka tertarik memboyong winger muda berbakat milik Borussia Dortmund, Jadon Sancho yang maharnya mencapai 110 juta Euro.

(The Athletic)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR