Seru! ini Lima Duel Der Klassiker Terbaik Antara Bayern Munchen vs Borussia Dortmund

Dimas Ardi Prasetya | 5 Maret 2021, 17:30
Bayern Munchen vs Borussia Dortmund. (c) bolanet

Bola.net - Raksasa Bundesliga Bayern Munchen akan bersua Borussia Dortmund di pekan ke-23 kompetisi liga Jerman di Allianz Arena, Minggu (07/03/2021) dini hari WIB.


Kedua tim memiliki sejarah pertemuan yang panjang, khususnya di pentas Bundesliga. Duel bertema der Klassiker ini sudah berlangsung sebanyak 103 kali di semua ajang kompetisi.

Duel ini patut dinantikan karena keduanya termasuk rival berat. Terlebih dalam satu dekade terakhir karena Dortmund mampu menganggu dominasi Bayern.

Duel-duel seru antara keduanya sudah sering tersaji. Namun ada lima pertandingan yang bisa dianggap paling seru, khususnya dalam milenium baru ini.

Laga-laga yang mana saja itu? Simak saja informasinya berikut ini Bolaneters.

1 dari 5 halaman

Borussia Dortmund 3 - 2 Bayern Munchen (2018-19)

Pertandingan ini digelar pada matchday 11 Bundesliga, tepatnya pada 10 November 2018. Saat itu Borussia Dortmund sedang dalam tren positif, di mana mereka mampu melaju dalam 10 laga tanpa tersentuh kekalahan di liga.

Di laga ini Bayern mencatatkan start yang apik. Mulanya Serge Gnabry nyaris mencetak gol. Namun ia akhirnya justru memberikan assist pada Robert Lewandowski pada menit ke-26.

Dortmund baru bisa mencetak gol balasan di awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-49. Aksi Marco Reus membuahkan penalti yang ia eksekusi sendiri dengan sempurna. Namun tiga menit kemudian, Lewandowski kembali mencatatkan namanya di papan skor usai mendapat umpan dari Joshua Kimmich.

Lewandowski sempat mencetak gol ketiganya. Namun wasit menganulirnya karena sebelumnya ada pemain yang terperangkap offside.

Dortmund akhirnya bisa mencetak gol penyeimbang pada menit ke-67. Pelakunya siapa lagi jika bukan Marco Reus. Sang tuan rumah akhirnya bisa berbalik unggul pada menit ke-73 melalui sang pemain pengganti Paco Alcacer, yang mendapatkan umpan dari Axel Witsel.

Bayern sempat mencetak gol lagi melalui Lewandowski pada menit 90+4. Namun lagi-lagi mereka kurang mujur karena wasit kembali menganulirnya karena offside.

Ini adalah kemenangan yang menyejukkan bagi Dortmund. Terlebih di putaran pertama mereka dihabisi Bayern 6-0.

2 dari 5 halaman

Borussia Dortmund 1-0 Bayern Munich (2011-12)

11 April 2012, Borussia Dortmund menjamu Bayern Munchen di Westfalenstadion. Saat itu Dortmund masih dilatih oleh Jurgen Klopp, yang terkenal dengan filosofi heavy metal football.

Musim itu, Dortmund kembali memuncaki klasemen Bundesliga. Dengan lima laga tersisa, Robert Lewandowski dkk unggul tiga angka dari Bayern Munchen.

Bayern pun begitu berhasrat untuk bisa memetik tiga poin. Mereka pun mendominasi penguasaan bola. Namun tim yang kala itu dilatih oleh Jupp Heynckes tersebut kurang efektif di lini serang.

Justru Dortmund yang lebih berbahaya saat menyerang. Pada akhirnya mereka bisa mencetak gol melalui aksi Lewandowski pada menit ke-77. Sembilan menit kemudian, Bayern sebenarnya sempat mendapat penalti setelah kiper Dortmund yakni Roman Weidenfeller melanggar Arjen Robben di kotak terlarang.

Namun Weidenfeller menjadi pahlawan untuk dirinya sendiri. Ia berhasil menggagalkan penalti Robben.

Winger asal Belanda itu sempat mendapat peluang lagi tak lama berselang, setelah Neven Subotic secara tak sengaja menyundul bola ke tiang gawang sendiri. Robben berusaha menyambar bola rebound tapi si kulit bundar malah melambung keluar lapangan.

"Sangat mengecewakan, saya tidak tahu harus berkata apa. Dortmund membuat langkah besar ke depan. Kami dapat mengatakan mereka hampir menjadi juara," ucap Robben usai pertandingan, seperti dilansir Guardian.

3 dari 5 halaman

Borussia Dortmund 5-2 Bayern Munich (2011-12)

Kali ini mereka tak bersua di Bundesliga. Borussia Dortmund dan Bayern Munchen saling bentrok di final DFB Pokal.

Dortmund sendiri berstatus sebagai juara liga pada musim 2011/12. Duel ini tersaji di Olympiastadion di Berlin, sekitar satu pekan setelah Bundesliga musim itu berakhir, tepatnya pada tanggal 12 Mei 2012.

Bagi Dortmund, ini menjadi kesempatan mereka untuk meraih dobel gelar perdananya di ajang domestik. Sementara bagi Bayern, laga ini menjadi pemanasan sebelum laga final Liga Champions melawan Chelsea.

Dortmund memulai laga dengan apik. Mereka unggul melalui Shinji Kagawa pada menit ketiga. Namun Robben bisa menyamakan skor pada menit ke-25 via titik penalti.

Dortmund bisa berbalik unggul 2-1 dari Mats Hummels pada menit ke-41, juga melalui titik penalti. Robert Lewandowski membuat Bayern makin tertinggal dengan dua golnya pada menit 45+1 dan 58.

Franck Ribery sempat membalas satu gol pada menit ke-75. Namun enam menit kemudian, Lewandowski kembali mencatatkan namanya di papan skor dan mencetak hattrick.

4 dari 5 halaman

Bayern Munich 2-1 Borussia Dortmund (2012-13)

Pada musim ini, Bayern Munchen 'mengamuk'. Mereka bangkit dan menghentikan laju Borussia Dortmund yang berhasil meraih sukses dalam dua musim sebelumnya.

Bayern pun akhirnya berhasil menjadi juara Bundesliga. Tak tanggung-tanggung, mereka juara dengan selisih 25 angka. Mereka kemudian mengalahkan Dortmund di DFL Cup plus di DFB Cup di babak perempat final.

Dan tentu saja, Bayern dan Dortmund kemudian bersua di final Liga Champions di London, pada 25 Mei 2013. Mereka sebelumnya mengalahkan Real Madrid dan Barcelona di babak semifinal.

Pertarungan kedua tim berlangsung dengan alot. Dalam satu jam tak ada gol tercipta. Baru pada menit ke-60, Mario Mandzukic bisa memecah kebuntuan.

Delapan menit berselang, Ilkay Gundogan mampu menyamakan kedudukan dari titik putih. Ini terjadi setelah Dante melanggar Marco Reus secara ceroboh. Duel sepertinya akan berakhir imbang di waktu normal. Namun Robben kemudian mencetak gol pada menit ke-89, memanfaatkan umpan back heel Ribery.

"Bola menggelinding dengan sangat lambat, yang membuat gol semakin indah," koar Robben kepada ESPN usai pertandingan, via situs resmi Bundesliga.

5 dari 5 halaman

Borussia Dortmund 0-1 Bayern Munich (2019-20)

Sejak memenangi treble pada musim 2012-13, Bayern Munchen tak terhentikan. Mereka berhasil meraih delapan gelar Bundesliga secara beruntun, termasuk pada musim 2019-20 lalu.

Salah satu laga yang menjadi penentu kemenangan Bayern di liga adalah duel melawan Borussia Dortmund di matchday 28 di Westfalenstadion. Laga ini digelar tanpa penonton akibat pandemi virus corona pada 26 Mei 2020 lalu.

Pertandingan berjalan alot. Joshua Kimmich memecah kebuntuan dengan golnya pada menit ke-43. Ia menjebol gawang Dortmund dengan bola lob yang sensasional.

Namun Dortmund juga bukannya tanpa peluang. Erling Braut Haaland sempat mendapat dua kans apik namun bisa dihentikan oleh Jerome Boateng. Pada akhirnya gol Kimmich membuat Bayern meraih kemenangan penting.

Tambahan tiga poin membuat Bayern Munchen unggul tujuh poin dari rival terdekatnya dengan enam laga tersisa. Mereka akhirnya jadi juara Bundesliga dengan menyisakan dua pertandingan. Sementara itu Borussia Dortmund harus puas menjadi runner-up lagi dengan selisih 13 angka.

(Bundesliga/Guardian/BBC/UCL Twitter/BlackYellow Twitter)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR