Mesut Ozil, Manuel Neuer dan Jebolan Akademi Schalke yang Sukses

Asad Arifin | 2020-03-17 12:40
Pendukung Schalke 04 (c) Bundesliga

Bola.net - Schalke menjadi satu di antara banyak klub Jerman punya akademi dengan kualitas bagus. Ada banyak pemain jebolan akademi Scahlke yang meraih sukses. Bukan hanya masuk tim utama, tetapi bersinar di klub lain.


Levent Mercan, 19 tahun, menjadi salah satu pemain muda yang dipromosikan Scahlke ke tim utama pada musim 2019/2020. Pelatih David Wagner memang belum memberi kepercayaan penuh, tetapi Levent Mercan memberi kabar baik untuk klub.

Levent Mercan, juga Ahmed Kutucu [20 tahun] dan Nassim Boujellab [20 tahun], menjadi pertanda bahwa akademi Schalke berjalan pada rel yang tepat. Sebab, ada pemain akademi yang sukses promosi ke tim utama.

Sebelum tiga nama tersebut, Schalke sudah mempromosikan banyak pemain muda berbakat dari tim akademi. Salah satu yang cukup menonjol tentu saja Manuel Neuer dan Mesut Ozil.

1 dari 2 halaman

Manuel Neuer dan Mesut Ozil, Dari Schalke untuk Jerman

Manuel Neuer mungkin lebih dikenal sebagai kiper utama Bayern Munchen. Namun, sejatinya dia merupakan jebolan akademi Schalke. Neuer pernah membela Schalke pada 154 laga dan mencatat 62 cleansheet.

Mesut Ozil juga jebolan akademi Schalke. Dia pernah membela beberapa klub asal Jerman, sebelum pindah ke Real Madrid. Mesut Ozil kini menjadi bagian penting skuad racikan Mikel Arteta di Arsenal.

"Saya akan selalu menjadi fans Schalke," ucap Mesut Ozil dikutip dari Bundesliga. Mesut Ozil memainkan 30 laga bersama tim utama Schalke.

Mesut Ozil dan Manuel Neuer membantu Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014 silam. Di skuad Jerman saat ini, ada satu jebolan akademi Schalke lain yakni Benedikt Howedes. Dia pernah membela Schalke pada 240 laga.

Benedikt Howedes [32 tahun] kini bermain untuk klub asal Rusia, Lokomotiv Moscow.

2 dari 2 halaman

Julian Draxler dan Leroy Sane

Tiga nama yang diulas di atas sudah lewat masa emasnya, walau masih bermain kompetitif dan bersaing di level atas. Mereka kini sudah berusia di atas 30 tahun. Pada generasi yang berbeda, ada juga jebolan akademi Schalke yang sukses.

Julian Draxler dan Leroy Sane masuk dalam daftar.

Julian Draxler memainkan 119 laga untuk Schalke, sebelum pindah ke PSG pada 2017 lalu. Julian Draxler menjalani debutnya bersama Schalke ketika baru berusia 17 tahun. Dia memberikan gelar DFB Pokal 2011 untuk Julian Draxler.

Leroy Sane menjadi faktor kunci Manchester City menjadi juara Premier League 2017/2018 dan 2018/2019. Sebelum bersinar di Man City, dia pernah memainkan 47 laga untuk Schalke. Hanya saja, Leroy Sane kini tengah berjuang untuk sembuh dari cedera.

Sumber: Bundesliga

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR