Inilah Talenta-Talenta Muda Terbaik Brittania Raya di Bundesliga 2019/2020

Serafin Unus Pasi | 7 Agustus 2019 21:18
Bola Derbystar Matchball yang akan dipakai Bundesliga musim 2019-2020. (c) DFL

Sebelum musim 2018/2019 bergulir, hanya sedikit orang yang mengenal sosok Jadon Sancho. Ya, mantan pemain muda Manchester City ini merupakan salah satu pemain muda yang dibeli Borussia Dortmund pada tahun 2017 silam.

Namun musim lalu, pemuda 19 tahun itu mendadak tenar. Bagaimana tidak? Ia berhasil membuat 13 gol dan 19 assist yang menghantarkan Die Borussien finish sebagai runner up Bundesliga.

Melihat kisah sukses Sancho di Dortmund, banyak pemain muda Brittania Raya mulai ramai-ramai pindah ke Jerman. Mereka ingin mengasah kemampuan mereka akan menjadi pemain berkelas seperti Sancho.

Bundesliga dinilai menjadi kompetisi yang memiliki kemiripan dengan Premier League. Permainan dengan bola-bola cepat dan agresif membuat liga ini dinilai menjadi liga yang tepat untuk mengembangkan talenta mereka.

Di musim ini, Bundesliga kedatangan talenta muda Britania Raya lagi. Beberapa di antaranya sudah menjajal setengah musim pertamanya di Bundesliga dan sisanya sudah tak sabar untuk membuktikan diri menjadi pemain asing yang terbaik di tanah Jerman.

Penasaran siapa saja mereka? Yuk intip di bawah ini. (bund/dub)

1 dari 6 halaman

Jatuh Hati pada Bundesliga

Satu setengah tahun yang lalu, Ademola Lookman pernah menjadi sensasi di Bundesliga. Kedatangannya dari Everton ke RB Leipzig dengan status pinjaman memberikan angin segar bagi Die Roten Bullen.

Catatan lima gol dan empat assist-nya hanya dalam 11 pertandingan memikat para fans. Musim berikutnya, Lookman kembali ke Inggris namun hatinya masih tertinggal di Jerman.

Gayung pun bersambut kala pelatih baru, Julian Nagelsmann, datang ke Red Bull Arena. Nagelsmann melihat potensi besar Lookman untuk menjadi andalan utama di barisan muda miliknya.

RB Leipzig pun mempermanenkan Lookman dengan nilai transfer sebesar 18 juta euro dan dua hati pun kembali bersatu, Lookman dan fans RB Leipzig.

2 dari 6 halaman

Kilat dari Wales

Nama Rabbi Matondo sempat menghiasi lineups FC Schalke 04 di paruh kedua Bundesliga musim lalu. Pemain didikan Manchester City ini menyebrang dari tanah Britania Raya ke Jerman bersama Si Biru Royal dengan nilai transfer 9 juta euro.

Pemain sayap yang baru akan menginjak usia 19 tahun pada bulan September nanti ini kerap dibandingkan dengan nama-nama besar seperti Raheem Sterling atau Gareth Bale. Matondo memang memiliki gaya permainan yang mirip dengan dua nama tersebut, kecepatan kilat dan gocekan yang gesit menjadi kekuatan utama pemain timnas Wales ini.

Kepergian Breel Embolo ke Borussia Mönchengladbach membuka pintu lebih lebar bagi Matondo untuk membuktikan kemampuannya pada sang pelatih baru, David Wagner.

3 dari 6 halaman

Bertualang Mendulang Peluang

Pengalaman David Wagner dalam menukangi klub liga Inggris menjadi salah satu alasan mengapa
Schalke meminjam Jonjoe Kenny dari Everton.

Wagner pernah menyaksikan langsung potensi besar Kenny dan Schalke adalah klub yang tepat bagi bek kanan berusia 22 tahun ini.

Sebagai satu-satunya bek kanan natural di Schalke, peluang Kenny untuk menjadi pilihan utama di tim sangat besar.

4 dari 6 halaman

Satu yang Tak Bisa Lepas

Status Lewis Baker sebagai pemain Chelsea FC tak pernah lepas namun juga hampir tak pernah bermain untuk tim seniornya. Ia selalu dipinjamkan ke klub lain sejak tahun 2015.

Kini giliran Bundesliga yang menjadi tujuan gelandang berusia 24 tahun itu, Fortuna Düsseldorf berkesempatan untuk memanfaatkan jasa Baker.

Ia sempat memukau liga Belanda bersama Vitesse Arnhem selama dua musim dengan raihan 15 gol. Bersama Fortuna, Baker berharap bisa melepas statusnya sebagai pemain pinjaman di masa depan dan Bundesliga mungkin bisa menjadi pelabuhan terakhirnya.

5 dari 6 halaman

Dinas Perdana

Musim 2019/20 menjadi musim perdana bagi Ethan Ampadu sebagai pemain pinjaman. Ampadu mengikuti jejak Lookman ke RB Leipzig.

Bek muda Chelsea ini akan membuktikan kelayakannya sebagai pemain utama di bawah asuhan Nagelsmann. Sebagai data pendukung, ia telah mengantongi delapan penampilan bersama timnas senior Wales.

6 dari 6 halaman

Penguasa Sektor Kiri

Keanan Bennetts didatangkan Gladbach dari Tottenham Hotspur sejak musim lalu namun belum sempat menjalani debut bersama tim utama.

Kepergian Thorgan Hazard ke Dortmund membuka kesempatan bagi Bennetts untuk menembus tim utama The Foals. Saingannya praktis ‘tinggal’ winger veteran, Fabian Johnson, dan pemain muda baru, Marcus Thuram. Bennetts juga bisa bermain di semua lini di sisi kiri, dari bek hingga penyerang sayap.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR