Deschamps Ungkap Keanehan Bundesliga, dan Tuding La Liga Serta Premier League Mata Duitan

Dimas Ardi Prasetya | 2020-05-28 21:29
Didier Deschamps (c) AFP

Bola.net - Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps menyebut adanya keanehan di Bundesliga serta menuding kompetisi La Liga dan Premier League akan diputar hanya karena faktor uang semata.


Kompetisi sepak bola di nyaris semua penjuru dunia terhenti sejak adanya pandemi virus corona. Karena parahnya pandemi ini, beberapa liga sudah dipastikan tak akan dilanjutkan sampai akhir.

Contohnya saja di liga Belgia, Belanda, dan Prancis. Namun ada yang memutuskan untuk tetap melanjutkan kompetisi dengan berbagai alasan.

Bundesliga sudah menjadi liga pertama yang memutar kembali roda kompetisi di tengah pandemi virus corona. Langkah itu tampaknya akan diikuti oleh kompetisi La Liga dan Premier League.

1 dari 2 halaman

Bundesliga yang tak Konsisten

Bergulirnya kembali kompetisi Bundesliga ini tentu menarik perhatian dunia. Salah satunya dari Didier Deschamps.

Ia mengatakan kompetisi memang bisa berlangsung cukup normal di lapangan. Akan tetapi ia melihat ada hal yang menurutnya terasa cukup aneh.

“Saya tidak ingin menghakimi, menyalahkan, dan menyalahkan. Kondisi penahanan tidak sama untuk semua orang," serunya pada Le Parisien, seperti dikutip oleh ESPN.

“Saya telah menyaksikan Bundesliga sejak dimulainya kembali pertandingan di Jerman. Itu tentu terlihat seperti sepak bola. Saya tidak akan berbicara tentang kecepatan atau intensitas pertandingan, tetapi beberapa gambar tampak tidak jelas bagi saya," serunya.

“Saya melihat para pemain bermain dengan semua elemen khusus untuk sepak bola: yaitu kontak dan tekel. Dan kemudian, kita melihat para pemain pengganti duduk mengenakan masker dengan jarak dua meter dari satu sama lain."

“Sejujurnya, saya tidak mengerti. Mereka berada di kandang yang sama, kemungkinan akan ikut bermain kapan saja. Di tribun, apakah risikonya meningkat? Sungguh sebuah hal yang tidak konsisten. Saya tidak suka itu."

2 dari 2 halaman

Uang

Sementara itu kompetisi La Liga dan Premier League masih belum digelar lagi. Rencananya kompetisi akan diputar pada pertengahan bulan Juni.

Rencana digulirkannya lagi kedua liga itu mendapat sorotan miring dari Didier Deschamps. Ia menuding kompetisi digelar semata hanya karena faktor duit saja.

“Dalam sepak bola, dimulainya kembali liga tertentu jelas merespon, pertama-tama, terhadap masalah ekonomi," ujar Deschamps.

“Lihatlah keputusan yang dibuat di Spanyol dan Inggris. Kedua negara sepak bola utama ini merencanakan dimulainya kembali La Liga dan Premier League, tetapi mereka telah memutuskan untuk tidak melanjutkan kompetisi sepak bola perempuan, yang menghasilkan pendapatan jauh lebih sedikit. Itu mengatakan segalanya," sindirnya.

(ESPN)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR