Bundesliga Segera Dimulai, Dortmund Nyatakan Tekad Mengkudeta Bayern Munchen

Yaumil Azis | 2020-05-16 18:39
Marco Reus (c) DFL

Bola.net - Setelah menunggu lama, akhirnya pentas Bundesliga musim 2019/20 kembali digelar. Pemain Borussia Dortmund, Marco Reus, langsung mematok target mendapatkan poin sebanyak mungkin demi bisa mengkudeta Bayern Munchen.


Dortmund bakalan beraksi pada hari Sabtu (16/5/2020). Mereka langsung berhadapan dengan salah satu rivalnya, Schalke 04, di Westfallenstadion pada pukul 20.30 Malam WIB.

Sekarang, skuat asuhan Lucien Favre itu sedang menduduki peringkat ke-2 dalam klasemen sementara Bundesliga. Dan mereka terpaut empat poin saja dari Bayern Munchen yang menduduki puncak klasemen.

Jika mampu meraih kemenangan, maka Die Borussien bisa memangkas jarak dengan Bayern Munchen. Dan itu artinya, peluang Borussia Dortmund untuk menjadi juara Bundesliga di akhir musim masih terbuka lebar.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Dortmund Masih Punya Peluang

Tentu saja, menyalip Munchen dari puncak klasemen bukan perkara yang mudah. Dortmund tahu persis soal itu, sebab mereka sudah mencoba melakukannya selama beberapa tahun terakhir dan selalu gagal.

Hal yang sama mungkin saja terjadi pada musim ini. Tapi bukan berarti Marco Reus langsung menjadi patah arang. Baginya, kans Dortmund untuk keluar sebagai juara pada musim ini masih terbuka sangat lebar.

"Kami tertinggal empat poin dan masih harus menghadapi mereka. Saya ingin memenangkan liga pada tahun ini dan kesempatannya masih ada, terlepas dari semua masalah," ujar Reus kepada El Pais.

2 dari 2 halaman

Bukan Tikus Laboratorium

Perlu diketahui bahwa Bundesliga adalah kompetisi Eropa pertama yang digelar dalam masa pandemi virus Corona ini. Penyelenggara kompetisi terbilang cukup berani, pasalnya kasus virus Corona di Jerman belum sepenuhnya tuntas.

Digelarnya kembali kompetisi seolah memberikan kesan bahwa Bundesliga adalah eksperimen industri sepak bola pada masa pandemi ini. Namun Reus menepis anggapan itu dengan tegas.

"Pemain bukanlah tikus laboratorium yang sedang menjalani tes," lanjutnya sebelum berdiskusi soal fakta bahwa laga dijalankan tanpa kehadiran penonton.

"Hanya ini kemungkinannya. Tak ada alasan untuk komplain. Tapi kami sangat membutuhkan 'Yellow Wall'. Siapapun yang pernah ke Westfalenstadion tahu tenaga seperti apa yang bisa diberikan fans kepada kami."

"Virus ini membuat hidup jadi naik turun. Seluruh dunia sedang dan akan terus ditantang. Kami tak boleh lengah. Kami harus mendengarkan instruksi politisi dan juga virologist," pungkasnya.

(Goal International)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR