Borussia Monchengladbach dan Koneksi Prancisnya

Afdholud Dzikry | 2 September 2019 11:45
Skuad Borussia Monchengladbach 2019-2020. (c) DFL

Bola.net - Ditandai komitmen senilai sembilan juta euro dari pemain muda bertalenta Marcus Thuram akhir Juli lalu, klub sepakbola Bundesliga Borussia Monchengladbach saat ini dipersenjatai dengan tiga legiun Prancis dalam jajaran pasukannya. Siapa sajakah mereka?

Singa Muda dari Lyon

Alassane Plea lahir di kota utara Lille. Pléa bergabung dengan Die Fohlen pada tahun 2018 dengan durasi kontrak selama 5 tahun. Pada musim perdananya bersama klub asal Mönchengladbach tersebut, ia tampil sebanyak 35 pertandingan di semua ajang kompetisi dengan total torehan 15 gol, tiga di antaranya adalah hat-trick saat Borussia menang 11-1 atas tim kecil, Hastedt, di putaran pertama DFB Pokal.

Gladbach dapat berbangga diri karena bisa mendatangkan pemain yang mampu beradaptasi dalam posisi mana pun di lini depan lapangan. Setelah proses pengembangan diri dalam karir profesionalnya, Pléa kini mengerti di posisi mana ia sanggup menampilkan performa yang terbaik.

1 dari 2 halaman

Si Putra Juara Dunia

Marcus Thuram. Ya, dia adalah putra sulung Lillian Thuram—legenda Prancis pemenang Piala Dunia 1998. Marcus adalah seorang pemain dengan mental menyerang yang permainannya tidak mirip sama sekali dengan sang ayah yang merupakan seorang pemain bertahan.

Pada Juli 2019, klub Jerman yang bermarkas di Borussia-Park ini mengumumkan bahwa mereka telah mendatangkan Thuram dengan kontrak empat tahun. Ia diberi nomor 10 yang dikosongkan oleh Thorgan Hazard setelah pindah ke Borussia Dortmund.

Ia sering dibandingkan dengan Anthony Martial, walau Thuram mungkin sedikit lebih tinggi dan memiliki postur yang lebih besar, tetapi itu membuatnya tidak kalah berbahaya dibandingkan dengan rekan senegaranya itu. Cepat dengan insting tajam, dan dengan kekuatan tubuh bagian atas sudah cukup untuk membuat bek mana pun mempertimbangkan kembali profesi mereka di lapangan. Dengan seorang ayah yang memiliki reputasi sebagai bek tengah dan bek kanan kelas dunia, kita hanya bisa mengasumsikan bahwa Marcus mengasah keterampilannya dengan berlatih melawan orang tuanya.

2 dari 2 halaman

Pangeran Dakar

Mamadou Doucouré punya bergudang prestasi di Paris namun ia memutuskan untuk tidak melanjutkan petualangannya di sana dan lebih memilih untuk menepi ke Bundesliga. Pada Juni 2016 ia menandatangani kontrak yang menandai awal perjalanan karir sepakbolanya di Jerman dengan Borussia Mönchengladbach selama 5 tahun.

Selama 3 tahun berseragam putih-hijau, juara Eropa U-17 ini belum juga mencatatkan penampilan profesionalnya. Namun tidak menutup kemungkinan ia akan melakoni debutnya bersama klub di musim ini, berbekal postur ideal untuk ukuran bek tengah barang tentu jadi pertimbangan bagi Marco Rose untuk memberikan kesempatan kepada sang pangeran Dakar yang lahir ke dunia 21 tahun lalu itu.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR