Bayern Munchen vs RB Leipzig: Jejak Singkat Rivalitas Baru di Bundesliga

Asad Arifin | 2021-04-01 15:15
Duel Thomas Muller dan Dayot Upamecano pada laga Bayern Munchen vs RB Leipzig di Bundesliga musim 2020/2021 (c) Bundesliga

Bola.net - Bicara soal Bundesliga tak akan lepas dari Bayern Munchen. Die Roten merupakan klub divisi tertinggi Jerman yang sukses selama bertahun-tahun. Pasalnya, Munchen sudah mengoleksi 30 gelar juara, termasuk gelar pada delapan musim terakhir.


Musim ini, ada pendatang baru yang siap menyeimbangi Munchen yakni RB Leipzig yang tengah bersinar di Bundesliga setiap musimnya. Tim asuhan Julian Nagelsmann berhasil mengumpulkan 57 poin dari 26 laga dan hanya terpaut empat poin dari puncak klasemen.

Musim lalu, Munchen dan Leipzig saling berhadapan dalam dua pertemuan Bundesliga dan mereka berhasil menempati sebagai dua teratas klasemen. Pada matchday ke-27 nanti mereka akan bertemu kembali dan bisa dibilang menjadi pertemuan terbesar mereka.

Lantas, seperti apa rivalitas antara Munchen dengan Leipzig di Bundesliga? Berikut ulasannya.

1 dari 4 halaman

Keuntungan bagi Munchen

RB Leipzig adalah tim yang terbentuk tahun 2009 dan hanya memerlukan lima tahun untuk bisa bermain di Bundesliga. Tak hanya datang sebagai pendatang baru di papan klasemen, namun musim ini berhasil bikin kejutan dengan menduduki posisi kedua klasemen sementara.

RB Leipzig sedang dalam performa yang tidak baik pada tiga laga terakhir. Sebab, tim asuhan Julian Nagelsmann kalah 2-0 dari Liverpool, lalu ditahan imbang 1-1 oleh Eintracht Frankfurt, dan berhasil menang 1-0 atas Arminia Bielefeld.

Hal ini menjadi keuntungan bagi Munchen, setelah menang secara berturut-turut dari tiga laga terakhirnya. Membuat tim asuhan Hansi Flick datang dengan modal kepercayaan yang tinggi ke markas RB Leipzig.

2 dari 4 halaman

Terobosan bagi RB Leipzig

Pada tahun 2018, RB Leipzig pernah mencatat kemenangan pertama atas Bayern Munchen ketika masih dilatih oleh Ralph Hasenhuttl. Meski sempat ketertinggalan gol, Die Roten Bullen mampu mengembalikkan keadaan menjadi 2-1 di Red Bull Arena.

Seiring berjalannya waktu, Leipzig dan Munchen bertemu untuk memperebutkan gelar di final Piala DFB 2019. Bagi Leipzig, ini merupakan kesempatan emas untuk menunjukkan kepada dunia.

Pasalnya, mereka berhasil mendapatkan kehormatan besar untuk pertama kali melawan tim terbaik Jerman di partai final Piala DFB. Meskipun, laga tersebut Leipzig harus mengakui kehebatan Munchen yang berhasil menang 3-0 di Stadion Olimpiade Berlin.

3 dari 4 halaman

Kehebatan Julian Nagelsmann

Sejak kekalahan di partai final Piala DFB 2019, Leipzig mengumumkan Julian Nagelsmann sebagai pelatih baru mereka. Pelatih berusia 33 tahun itu mengambil alih posisinya di Red Bull Arena.

Ia adalah salah satu pelatih yang paling dihormati dan ingin membawa Leipzig memenangkan trofi di setiap musimnya. Laga pertama Julian Nagelsmann menangani Leipzig ketika melawan Munchen pada matchday 4 musim 2019, berhasil menghasilkan tontonan yang mengesankan.

Tim asuhan Nagelsmann berhasil menahan hasil imbang 1-1 di Red Bull Arena. Munchen berhasil mencetak gol lewat Lewandowski akibat kesalahan dari pertahanan Leipzig. Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti dari Emil Forsberg.

4 dari 4 halaman

Persaingan Masa Depan?

Bayern Munchen dikenal sebagai pemegang gelar Bundesliga terbanyak. Namun, bagi Leipzig tampaknya semua trofi itu hanya masalah waktu saja sebelum mereka bisa memiliki trofi sendiri untuk diraih.

Persaingan Bundesliga musim ini memang bisa dibilang paling mengesankan. Sebab, Julian Nagelsmann berupaya akan menghentikan Die Roten dalam meraih gelar Bundesliga.

Tak hanya musim ini, untuk tahun-tahun mendatang pasukan Die Roten Bullen siap memberikan perlawanan yang serius untuk Bayern Munchen. Sebaliknya dengan Munchen, pasukan Die Roten juga akan memberikan perlawanan yang ketat untuk RB Leipzig.

Sumber: Bundesliga

(Bola.net/Muhammad Ibnu Prasetyo)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR