5 Alasan Borussia Dortmund Bakal Permalukan Lazio

Asad Arifin | 2020-12-02 14:13
Erling Braut Haaland mencetak 4 gol ke gawang Hertha Berlin, Minggu (22/11/2020) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Liga Champions Grup F akan kembali menampilkan duel dua unggulan antara Borussia Dortmund melawan Lazio, Kamis (3/12/20) dini hari. Borussia yang pada pertemuan pertamanya kalah dari Lazio tentu memiliki motivasi lebih untuk balik menang di Signal Idunia Park.


Borussia Dortmund juga tentu akan mengeluarkan tenaga terbaiknya di laga ini untuk memantapkan dirinya sebagai pemuncak Grup F. Motivasi lain anak asuh Lucian Favre di laga ini juga demi kebangkitan sempurna di laga melawan Lazio, setelah sebelumnya kecolongan dan dikalahkan Koln di Bundesliga.

Klub berjuluk Die Borussen ini juga tentu di atas kertas lebih tenang dibandingkan lawannya Lazio yang membutuhkan kemenangan untuk lolos ke babak selanjutnya. Sedangkan Dortmund bisa sedikit lebih tenang karena cukup hanya dengan menahan imbang Lazio untuk lolos ke babak selanjutnya.

Laga ini juga sekaligus bisa menjadi pemecah kebuntuan Lucian Favre yang sudah lima kali bertemu Lazio namun tidak kunjung menang. Salah satu faktor yang bisa membantu Lucian Favre adalah tajamnya lini depan Dortmund yang dalam lima laga terakhir telah mencetak 14 gol.

Erling Haaland yang menjadi juru gedor utama pun selalu sukses mengemban tugasnya dengan baik. Selain itu, ada alasan lain Dortumund bisa mengalahkan Lazio yang dikutip melalui situs resmi Bundesliga. Apa saja? Berikut ulasannya.

1 dari 5 halaman

1. Immobile Top, Namun Haaland Lebih Baik

Salah satu senjata yang patut diwaspadai Borussia Dortmund di laga ini adalah mantan penyerangnya Ciro Immobile. Di pertemuan pertama, Immobile juga menjadi momok Dortmund sehingga kalah 1-3 atas Lazio di Italia.

Namun, Borussia Dortmund setidaknya tidak perlu takut karena ada pemainnya yang siap menjadi penentu dan bahkan bisa lebih baik dari Immobile. Erling Haaland memiliki catatan impresif di timnya dengan raihan 33 gol dari 32 pertandingannya di semua kompetisi.

Erling Haaland juga kini menjadi top skorer sementara di Liga Champions dengan raihan enam gol yang dicetak dari empat kesempatannya. Haaland di laga ini pun nampak akan sangat berambisi lebih karena sebelumnya tampil buruk sehingga timnya kalah dari Koln.

2 dari 5 halaman

2. Sancho Top di Eropa

Jadon Sancho musim ini terlihat tidak terlalu panas seperti musim lalu di Bundesliga. Berbanding terbalik dengan performanya di Liga Champions yang begitu krusial lewat dua gol dan satu assistsnya di tiga laga sebelumnya.

Terlebih Jadon Sancho memiliki catatan yang apik selama bermain di Jerman dalam pentas Liga Champions. Sancho memiliki lima gol di pentas Liga Champions selama tiga musim, dan empat golnya terjadi di kandang Borussia Dortmund.

3 dari 5 halaman

3. Gairah Para Pemain Muda Terbaik

Erling Haaland dan Jadon Sancho yang masih berusia 20 tahun telah menjadi kunci dari permainan Borussia Dortmund sejak musim lalu. Di usia tersebut, Haaland dan Sancho malah cenderung seperti pemain veteran dibandingkan rekan lainnya yang lebih muda.

Kini di dalamnya ada Jude Bellingham yang baru berusai 17 tahun, ada Gio Reyna yang berusia 18 tahun, dan bintang muda yang baru merasakan debutnya Youssoufa Moukoko berusia 16 tahun. Ketiganya telah menunjukkan gairah bermain sepak bola yang luar biasa.

Bellingham dan Gio Reyna bahkan sudah mampu tampil sebagai pemain reguler dan menjadi salah satu bintang muda yang banyak disorot. Sedangkan Youssoufa Moukoko kini bisa menjadi pemain baru paling segar yang bisa tampil di Liga Champions.

4 dari 5 halaman

4. Motivasi Balas Dendam

Selain berambisi bangkit karena kalah dari FC Koln di pertandingan Bundesliga sebelumnya, Dortmund juga tentu masih ingat bagaimana timnya dikalahkan Lazio. Bertandang ke Roma di duel pertamanya dalam Liga Champions Grup F, Dortmund tumbang 1-3.

Permainan Dortmund di laga tersebut terlihat ceroboh sehingga dalam waktu 23 menit timnya telah tertinggal 2-0. Di babak kedua pun, Dortmund tidak berhasil bangkit dan akhirnya harus pulang dengan kekalahan.

Memori yang bisa dihapus di laga ini karena selain membalaskan dendam juga bisa mengangkangi Lazio dan finish di atasnya sebagai juara Grup F.

5 dari 5 halaman

5. Kuat di Belakang

Borussia Dortmund tidak hanya berbahaya di lini depan, namun memiliki lini belakang yang juga sama kuatnya. Di Liga Champions, Dortmund bahkan telah mencatatkan tiga clean sheets berturut-turut yang bisa menjadi modal untuk meredam Ciro Immobile dan kawan-kawan.

Mats Hummels dan Manuel Akanji masih akan menjadi dua tembok kokoh yang bisa meredam serangan Lazio. Di kanan, meskipun Meunier tidak bisa tampil karena cedera, Dortmund bisa memanfaatkan Pisczczek dan Passlack. Sedangkan di kiri Raphael Guerreiro bisa menjadi andalan seperti sebelum-sebelumnya.

Sumber: Bundesliga

(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR