BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Ungkapan Penuh Haru Greysia Polii Usai Rebut Gelar Perdana di Istora Senayan

20-01-2020 15:30 | Anindhya Danartikanya

Apriyani Rahayu dan Greysia Polii (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan Apriyani Rahayu dan Greysia Polii (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, sukses menjuarai Daihatsu Indonesia Masters 2020, di Istora Senayan, Minggu (19/1/2020). Kemenangan tersebut menjadi gelar pertama Greysia di Istora Senayan pada sepanjang kariernya.

Titel ini diraih pasangan Greysia/Apriyani usai mengalahkan kuda hitam asal Denmark, Maiken Fruegaard/Sara Thygesen. Mereka dipaksa bekerja keras sebelum memastikan kemenangan 18-21, 21-11, 23-21 dalam 80 menit.

Greysia begitu emosional setelah smesnya tak dapat dikembalikan pasangan Denmark dan mengunci gelar di ajang Indonesia Masters 2020. Pemain asal Manado itu langsung duduk dengan bertumpu pada lututnya dan berteriak mengekspresikan kegembiraannya.

Greysia kemudian berdiri dan memandang para penonton di Istora dengan penuh makna. Setelah itu, dia berpelukan haru dengan Apriyani.

1 dari 2 halaman

Gelar Bermakna Greysia

Selebrasi emosional Greysia bisa dimaklumi jika melihat latar belakang ceritanya. Greysia/Apriyani jelas lega meraih gelar setelah mengalami fase naik-turun pada tahun lalu. Mereka bahkan banyak tersisih di babak awal pada beberapa pertandingan terakhir tahun lalu.

Bagi Greysia, gelar tersebut juga terasa sangat istimewa karena menyudahi penantiannya juara di kandang sendiri, tepatnya di Istora Senayan.

Sejak berkiprah profesional 17 tahun silam, Greysia yang pernah berpasangan dengan Jo Novita, Meiliana Jauhari, dan Nitya Krishinda Maheswari tak pernah juara di venue yang terkenal angker bagi lawan Indonesia itu.

Greysia juga mencurahkan perasaan melalui media sosial Instagramnya setelah pecah telur gelar di Istora Senayan.

2 dari 2 halaman

Impian Lama Greysia Terwujud

"Hati saya tak bisa mengekspresikan betapa bersyukurnya memenangi titel di kandang sendiri. Saya masih mengingat kenangan 17 tahun lalu pada 2020. Itu kali pertama saya bermain di stadion bersejarah ini, Istora Senayan," tulis Greysia di Instagram, Senin (20/1/2020).

"Saya punya impian menyabet titel di stadion ini dengan permintaan khusus, untuk menang di event ganda putri. Dari waktu ke waktu, tahun ke tahun, impian itu tak terealisasi hingga kemarin adalah harinya, momennya," imbuhnya.

"Pertanyaan ke diri sendiri setelah memenangi titel ini adalah 'bagaimana seandainya saya menyerah dalam prosesnya' Jadi, saya tak pernah berpikir bangga pada diri sendiri. Saya hanya berterima kasih kepada Yesus karena dia adalah sumber kekuatan saya," tutupnya.

View this post on Instagram

My heart couldn't express how grateful i am to win this title in my home ground. . . I still remember vividly back to 17years ago on 2002, it was the first time me playing in this historical stadium, Istora Senayan. I had dream to win the title in this stadium with a very specific request, to win in WOMEN'S DOUBLES EVENT. . . Time to time, year to year, the dream never seem realistic until YESTERDAY WAS THE DAY, THE MOMENT. My question to myself after winning the title is "What if i give up on the process?" So, i never think that i am proud of myself, i only can say THANK YOU JESUS at the end of the day because He is my source of strength. . . Terimakasih Indonesia! #kembalilebihkuat Video by @bwf.official

A post shared by Greysia Polii (@greyspolii) on

Disadur dari: Bolacom/Penulis: Yus Mei Sawitri/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 20 Januari 2020

KOMENTAR