BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Tak Harus Karantina 10 Hari, Tim All England Indonesia Bisa Tinggalkan Inggris Lebih Cepat

20-03-2021 10:35 | Ari Prayoga

Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo (c) PBSI Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo (c) PBSI

Bola.net - Kabar melegakan didapat tim bulutangkis Indonesia setelah mereka tak harus menjalani karantina selama 10 hari di Inggris dan kini bisa pulang ke Tanah Air lebih cepat.

Meski demikian, hal ini ada syaratnya, yakni tim Indonesia bebas COVID-19. Hendra Setiawan cs akan menjalani tes swab PCR pada Sabtu (21/3/2021) hari ini.

Jika hasil tes swab PCR tersebut seluruhnya negatif, maka rombongan atlet, pelatih, dan ofisial diizinkan kembali ke Tanah Air pada keesokan harinya.

Tim bulutangkis Indonesia seharusnya menempuh isolasi individu selama sepuluh hari mulai 13-23 Maret 2021. Namun, berkat bantuan dari Kedubes Indonesia di Inggris, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), periode tersebut tidak perlu dituntaskan.

"Alhamdulillah, tim sejauh ini dalam kondisi sehat. Namun, tentu ada kekecewaan sangat mendalam setelah kami dipaksa mundur dari All England," kata manajer tim bulutangkis Indonesia, Ricky Soebagdja, dalam keterangan di akun Instagram PBSI, @badminton.ina.

"Kami fokus untuk terus memotivasi tim. Setelah perjuangan kami untuk terus mengikut All England, tapi tidak bisa, kami fokus untuk pulang lebih cepat ke Tanah Air. Alhamdulillah, hari ini (Jumat) saya berkoordinasi secara intens dengan PBSI dan KBRI di Inggris, mereka luar biasa sangat membantu," tutur Ricky Soebagdja.

1 dari 1 halaman

Dibantu Dubes Indonesia di Inggris

Sebelumnya, tim bulutangkis Indonesia diminta oleh National Health Service (NHS) atau program layanan kesehatan masyarakat di Inggris untuk menunaikan isolasi mandiri selama sepuluh hari.

Mereka dianggap melakukan kontak dengan penumpang pesawat yang positif COVID-19 dalam perjalanan ke Inggris. Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menindaklanjuti perintah dari NHS itu dengan memaksa mundur tim bulutangkis Indonesia dari All England. Pasca kejadian itu, mereka juga memberikan pelayanan yang buruk.

"Alhamdulillah setelah dapat izin, Pak Dubes Desra Percaya telah bertemu dengan NHS dan berbuah keputusan kami bisa pulang lebih cepat dari 23 Maret 2021," jelas Ricky Soebagdja.

"Hari ini kami akan tes swab PCR. Insyaallah, tes ini dilakukan oleh KBRI dan telah mendapatkan izin dari NHS dan panitia All England. Mudah-mudahan besok hasilnya negatif semua. Kami ingin segera kembali ke Tanah Air," ucapnya.

Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adiyaksa, Hendry Wibowo | Dipublikasi: 20 Maret 2021

KOMENTAR