BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Prediksi Final Indonesia Open 2019 Kevin-Marcus vs Ahsan-Hendra

21-07-2019 09:53 | Asad Arifin

Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna

Bola.net - Final ideal bagi publik Indonesia akan terjadi pada sektor ganda putra Indonesia Open 2019. Sebab, yang akan bertanding di final adalah pasangan Kevin Sanjaya-Marcus Gideon melawan Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan. Final digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019).

Ahsan/Hendra lebih dulu menyegel tiket final setelah mengalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang), dengan skor 17-21, 21-19, 21-17. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon kemudian menyusul dengan menang dua gim langsung atas ganda China, Li Junhui/Liu Yuchen, dengan skor 21-9, 21-13.

Menilik penampilan kedua pasangan sepanjang perhelatan Indonesia Open 2019, final tersebut bisa dibilang ideal. Secara peringkat kedua pasangan juga tak terpaut jauh. Kevin/Marcus ranking satu dunia, sedangkan Ahsan/Hendra menempati peringkat keempat.

Pasangan Ahsan/Hendra pernah meraih hampir semua gelar terbaik pada masa emasnya. Kevin/Marcus juga sudah panen berbagai gelar dan masih dalam puncak performa. Final ini bisa dibilang ajang adu mental juara, dan tentu saja skill. Siapakah yang berpeluang menang?

Duel Kevin/Marcus dan Ahsan/Hendra bukan hal baru. Kedua paasangan sudah delapan kali berjibaku di berbagai turnamen resmi.

Belum jagi jika menghitung sesi latihan bersama di Pelatnas Cipayung. Kevin/Marcus dan Ahsan/Hendra sudah sangat saling mengenal. Tak ada kekurangan maupun kelebihan yang bisa disembunyikan lagi.

Bicara soal rekor pertemuan, Kevin/Marcus lebih superior. Ganda berjuluk Minions tersebut berhasil memenangi enam dari delapan duel di antara mereka.

Kali terakhir Ahsan/Hendra menang atas Minions pada 2016 alias tiga tahun lalu. Setelah itu, ganda senior Indonesia berjuluk The Daddies tersebut selalu kalah setiap bertemu Kevin/Marcus.

Kekalahan terakhir Ahsan/Hendra dari junior mereka tersebut terjadi pada final Indonesia Masters 2019 yang berlangsung pada Januari. Saat itu Ahsan/Hendra takluk dua gim langsung 17-21, 11-21.

Mampukah Ahsan/Hendra menyudadi rentetan hasil buruk kontra Kevin/Marcus pada final Indonesia Open 2019? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 2 halaman

Sama-sama Waspada

Ahsan/Hendra tak mau berkomentar panjang lebar tentang skenario di partai final. Mereka hanya berjanji menyuguhkan permainan terbaik.

“Kami tidak kepikiran bisa masuk final, karena target kami sebelumnya hanya semifinal. Tapi karena bisa melebihi target, jadi kami akan bermain maksimal,” kata Ahsan selepas laga semifinal.

Kevin/Marcus juga tak mau jemawa menghadapi partai final setelah mengantongi modal kemenangan meyakinkan pada partai semifinal atas Li/Liu.

“Pastinya untuk pertandingan final harus lebih siap lagi. Mereka sudah tahu kelebihan dan kekurangan kami, begitu juga sebaliknya. Intinya kami harus fokus dari awal permainan, jangan lengah dan lakukan yang terbaik saja,” kata Marcus.

“Setiap pemain pasti punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Kami sudah sering sekali latihan bersama, jadi sudah tahu betul tipe masing-masing," imbuh Marcus.

Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, menjadi sosok yang paling lega atas terciptanya all Indonesia final. Selain memenuhi harapan publik Indonesia, final sesama ganda putra Indonesia itu juga sesuai target dari PBSI.

Sebagai pelatih, Herry Iman Pierngadi merasa lega karena harapannya tercapai. Indonesia bisa menyegel gelar juara.

"Saya syukuri bisa all Indonesian final. Ini turnamen besar, seluruh pemain dunia ikut. Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang antusias menonton, banyak yang susah dapat tiket," kata Herry IP.

"Ini hadiah untuk masyarakat Indonesia, dari Hendra/Ahsan dan Kevin/Marcus," lanjutnya.

Kedua pasangan terlihat sama-sama waspada menjelang final Indonesia Open 2019. Namun, siapa pun pemenangnya gelar tetap menjadi milik Indonesia.

2 dari 2 halaman

Head to Head

Indonesia Masters 2019: Kevin/Marcus Vs Ahsan/Hendra 21-17, 21-11

Hong Kong Terbuka 2018: Kevin/Marcus Vs Kevin/Ahsan 21-14, 18-2, 21-9

Denmark Terbuka 2018: Kevin/Marcus Vs Ahsan/Hendra 21-18, 24-22

Indonesia Open 2018: Kevin/Marcus Vs Ahsan/Hendra 21-16, 18-21, 21-10

India Terbuka 2018: Kevin/Marcus Vs Ahsan/Hendra 21-11, 21-16

Malaysia Terbuka 2016: Kevin/Marcus Vs Ahsan/Hendra 14-21, 19-21

Chinese Taipei Terbuka 2016: Kevin/Marcus Vs Ahsan/Hendra 21-19, 21-17

Indonesia Open 2015: Kevin/Marcus Vs Ahsan/Hendra 17-21, 15-21

Sumber: Bola.com

Kemenangan Dramatis Dovizioso atas Marquez di MotoGP Austria

KOMENTAR