Hasrat Menang Terlalu Besar, Apriyani/Fadia Juarai Singapore Open 2022 Meski Cedera

Anindhya Danartikanya | 18 Juli 2022, 08:50
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (c) PBSI
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (c) PBSI

Bola.net - Pasangan pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, sukses menjuarai Singapore Open 2022 pada Minggu (17/7/2022). Hasrat mereka untuk menang memanglah sangat kuat meski dirundung cedera.

Apriyani/Fadia berhasil membekuk wakil China, Zhang Shu Xian/Zheng Yu, pada laga final dengan skor 21-14 dan 21-17. Gelar juara ini pun sangat berharga, apalagi Apriyani/Fadia sebelumnya juga menjuarai Malaysia Open 2022. Sang pelatih, Eng Hian, pun memuji kegigihan mereka.

Sejak awal gim, Apriyani/Fadia sudah terlihat menguasai pertandingan. Zhang Shu Xian/Zheng Yu bahkan dibuat tertinggal 5-11 pada interval pertama. Meski begitu, Eng Hian juga tak mau kedua pemainnya jemawa. "Dari awal, memang Apri/Fadia mengambil inisiatif menyerang dulu," tuturnya.

"Mereka memegang kendali permainan terus. Dampaknya, lawan selalu tertekan dan hanya mengikuti pola permainan yang dikembangkan Apri/Fadia. Lawan tak berkembang permainannya. Ke depan, mereka akan terus dipersiapkan lebih matang lagi. Sebab banyak kejuaraan besar menanti mereka," lanjut Eng Hian.

1 dari 2 halaman

Fadia Cedera Tumit

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Apriyani Rahayu (c) PBSI

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Apriyani Rahayu (c) PBSI

Masuk gim kedua, Apriyani/Siti mendapat perlawanan sengit dari Zhang/Zheng. Setelah memimpin 8-4, skor beberapa kali sama kuat 9-9, 10-10, dan 13-13. Mereka pun berhasil meraih kemenangan 21-17 atas Zhang/Zheng pada gim kedua.

Hasil itu membuat Apriyani/Siti berhak atas medali juara Singapore Open 2022. "Alhamdulillah bisa juara di Singapore Open 2022. Dari awal, saya dan Fadia memang memiliki tekad yang sama. Yaitu setiap tampil itu ingin jadi juara. Tekad dan visi yang sama ini akhirnya membawa kami juara," kata Apriyani.

Menariknya, Fadia mengaku tidak dalam kondisi fit. Ia bahkan sempat meminta pendapat pelatihnya, sebaiknya lanjut atau tidak. "Tadi pagi sempat ditanya Eng Hian, mau mundur atau tetap main? Saya jawab tetap main, meski tumit kiri saya masih sakit, saya ngotot dan memaksakan diri tetap main," ujarnya.

"Itu karena rasa ingin menang saya begitu besar, sehingga mampu mengalahkan rasa sakit. Saat main, saya seperti tidak ingat kalau kaki saya sakit. Karena ingin menang itu sangat besar, rasa sakit itu seperti hilang," lanjut Fadia.

2 dari 2 halaman

Apriyani/Fadia Makin Solid

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Sukses Apriyani/Fadia tentu saja jadi kabar menggembirakan buat Indonesia. Keduanya mengatakan bahwa komitmen untuk menyamakan visi misi adalah kunci utama.

"Dari awal mulai berpasangan, saya terus berkomunikasi untuk menyamakan mind set kita. Selalu saya samakan pola berpikir saya dan Fadia, sehingga pada akhirnya bisa terwujud di lapangan dengan tampil sebagai juara," kata Apriyani.

Akan tetapi, Eng Hian meminta pasangan tersebut untuk tetap waspada. "Sebagai pasangan yang tengah naik performanya, tentu bakal lebih diwaspadai dan dimonitor lawan-lawan," ujarnya memungkasi.

Disadur dari: Bolacom (Gregah Nurikhsani) | Dipublikasi: 17 Juli 2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR