BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Greysia/Apriyani Ogah Jemawa Jelang Final Bulu Tangkis SEA Games 2019

09-12-2019 08:56 | Anindhya Danartikanya

Apriyani Rahayu dan Greysia Polii (c) PBSI Apriyani Rahayu dan Greysia Polii (c) PBSI

Bola.net - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mengamankan tiket final bulu tangkis nomor perorangan SEA Games 2019 usai mengalahkan Vivian Hoo/Yap Cheng Wen dari Malaysia di semifinal dengan skor 21-18, 21-19.

Kemenangan tersebut menambah catatan keunggulan Greysia/Apriyani atas Hoo/Yap menjadi 2-0. Sebelumnya, Greysia/Apriyani mengalahkan Hoo/Yap pada Denmark Open 2019 lalu.

“Puji Tuhan kami bisa memenangi pertandingan. Ini tidak mudah karena kami harus bisa fokus terus di lapangan,” kata Greysia.

“Seperti yang saya bilang kemarin, Malaysia ini ada pola yang harus kami atasi. Selain itu dari bolanya juga masih aneh-aneh lagi arahnya. Itu yang harus kami antisipasi dari awal,” jelas Apriyani.

1 dari 2 halaman

Bakal Lawan Wakil Thailand

Di final, Greysia/Apriyani sudah ditunggu Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong dari Thailand. Peluang Greysia/Apriyani terbuka lebar dengan keunggulan 3-0 dalam rekor pertemuannya.

Selain itu Greysia/Apriyani yang merupakan unggulan satu, juga lebih diunggulkan menang dibanding dengan Chaladchalam/Muenwong. Namun Greysia/Apriyani tak ingin jemawa. Mereka mengaku ingin tetap fokus dan waspada dengan laganya pada partai puncak besok.

2 dari 2 halaman

Jaga Fokus

Greysia/Apriyani memastikan akan berusaha menikmati pertandingan. Greysia/Apriyani akan berusaha untuk menjaga fokus sepanjang laga final untuk mengamankan medali emas SEA Games 2019.

“Besok kami harus menikmati setiap pertandingan dan kami nggak mau mikir gimana-gimana dulu. Mau fokus aja di lapangan,” ungkap Greysia.

“Mereka pasti punya strategi untuk mengatasi kami. Kami akan mempelajari juga dan mempersiapkan. Sebelum masuk lapangan kami harus siap lagi dan fokus lagi,” tutup Apriyani.

Disadur dari: Bolacom/Penulis: Aditya Wicaksono/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 8 Desember 2019

KOMENTAR