BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Ganda Campuran Loyo, Susy Susanti Minta Praveen/Melati Perbaiki Komunikasi

29-01-2020 08:40 | Anindhya Danartikanya

Melati Daeva Oktavianti dan Praveen Jordan (c) PBSI Melati Daeva Oktavianti dan Praveen Jordan (c) PBSI

Bola.net - Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti jadi sorotan usai ganda campuran Indonesia gagal juara di Indonesia Masters 2020. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, mengatakan mereka harus memperbaiki diri, terutama dari pola komunikasi.

Di Indonesia Masters 2020, Praveen/Melati, terhenti di perempat final usai kalah dari wakil Perancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, dengan 19-21, 21-14, 18-21. Sementara itu Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja gugur di babak pertama usai kalah dari wakil China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, dengan 14-21, 13-21.

Susy menyayangkan hasil tersebut. Menurutnya ganda campuran, khususnya Praveen/Melati, punya peluang cukup besar berjaya di turnamen level super 500 tersebut.

1 dari 2 halaman

Minta Perbaiki Komunikasi

"Sayang banget ya, malah dibanding ganda putri, sebetulnya saya merasa ganda campuran ini adalah andalan setelah ganda putra. Sebagai pemain berpotensi dan Praveen pernah juara All England, sebetulnya tidak terlalu susah buat dia," kata Susy via rilis PBSI, Selasa (28/1/2020).

Susy pun menyatakan bahwa Praveen/Melati harus menjalin komunikasi yang lebih baik, karena bermain sebagai pasangan ganda merupakan tantangan sulit, karena harus menyeimbangkan ego pribadi.

"Kalau lihat head to head dengan Zheng/Huang pun menang-kalah. Balik lagi, bagaimana dia mengatasi kesulitan, mesti dikomunikasikan dengan baik. Main ganda itu dua orang jadi satu, bagaimana caranya mengurangi ego masing-masing, karena mereka saling membutuhkan, masa depan mereka ada di tangan pasangan masing-masing," bebernya.

2 dari 2 halaman

Ganda Campuran Dievaluasi

Susy juga menyatakan komunikasi antara Praveen/Melati jadi satu kunci bagi pasangan tersebut. Faktor tersebut pernah terbukti saat Praveen/Melati menjuarai ajang bergengsi Denmark Terbuka dan Prancis Terbuka 2019, Susy menilai komunikasi mereka berjalan baik.

"Kalau tidak ada komunikasi dan saling terbuka, saya yakin auranya jadi tidak enak. Satu positif, satu negatif, coba kalau saling dukung, itu akan lain," komentar Susy.

Sementara itu dituturkan Kepala Pelatih Ganda Campuran PP PBSI, Richard Mainaky, bahwa tim ganda campuran tengah mengevaluasi berbagai kendala teknis maupun non-teknis jelang target utama selanjutnya di kejuaraan All England 2020.

Disadur dari: Bolacom/Penulis: Yus Mei Sawitri/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 28 Januari 2020

KOMENTAR