BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Fajar/Rian Beber Penyebab Kekalahan di Babak Pertama Toyota Thailand Terbuka 2021

20-01-2021 15:54 | Anindhya Danartikanya

Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto (c) PBSI Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto (c) PBSI

Bola.net - Pasangan pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, membeberkan beberapa penyebab kekalahan mereka dari Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, dalam dua gim langsung pada laga babak pertama Toyota Thailand Terbuka 2021 di Impact Arenas, Bangkok, pada Rabu (20/1/2021).

Fajar/Rian, peringkat 6 dunia, kalah di tangan Lane/Vendy, peringkat 32 dunia, dengan skor 18-21, 19-21. Hasil ini pun seolah mengulang kekalahan pahit di tangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di babak kedua Yonex Thailand Terbuka 2021 pekan lalu. Rian pun mengaku ada beberapa penyebab kekalahan ini.

"Tadi main tidak bisa keluar dari tekanan lawan sama tekanan diri sendiri. Tidak bisa santai mainnya. Banyak yang harus diperbaiki, mulai dari servis dan pertahanan, serta keyakinan diri sendiri. Hari ini kurang baik hasilnya, tapi kami harus bisa melewari, jangan sampai down. Kami harus bisa bangkit lagi," kata Rian via rilis PBSI.

1 dari 2 halaman

Kemenangan Besar bagi Pasangan Inggris

Di sisi lain, Lane/Vendy sangat gembira bisa mengalahkan Fajar/Rian. Kemenangan itu sangat berarti bagi mereka. "Kami bermain sangat baik dalam pertandingan tadi. Kami memulai dengan sedikit pasif, tapi kemudian meningkat di gim pertama, itu bagus," kata Lane via rilis BWF.

"Pada gim kedua, kami unggul 17-12 dan mereka pasangan top yang fantastis. Tetapi, tapi kami tetap tenang dan saya pikir bagus untuk kami hari ini," imbuh Lane.

"Ini kemenangan pertama kami melawan ganda peringkat lima besar. Banyak yang bisa kami ambil dari ini. Ini gila, saya sampai tidak bisa berkata-kata, tapi ini kemenangan besar bagi kami," timpal Vendy.

Disadur dari: Bolacom (Yus Mei Sawitri) | Dipublikasi: 20 Januari 2021

2 dari 2 halaman

Video: Highlight Final Ganda Putri Yonex Thailand Terbuka 2021

KOMENTAR