BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Platform Esports Terbesar se-Asia Galang Dana Capai 95 Juta Dolar AS

02-03-2021 21:12 | Serafin Unus Pasi

Ridzki Syahputera, Country Head MPL Indonesia (c) MPL Ridzki Syahputera, Country Head MPL Indonesia (c) MPL

Bola.net - Platform esport dan mobile gaming terbesar di Asia, Mobile Premier League (MPL) berhasil menggalang dana Seri D yang dipimpin oleh Composite Capital dan Moore Strategic Ventures. Totalnya mencapai USD 95 juta, atau sebesar Rp 1,36 triliun.

Pendanaan baru ini akan digunakan MPL Indonesia untuk membangun brand awareness secara agresif. Mengingat, platform ini masih cukup baru di industri gaming di Tanah Air.

"Kami juga ingin mengedukasi pasar mengenai keunikan proposisi kami, di mana memungkinkan game menjadi kegiatan yang produktif dan bagaimana pemain kami dapat berkompetisi secara sportif dalam bermain game, dan mendapatkan hadiah," ujar Country Head MPL Indonesia, Ridzki Syahputera, dalam rilis yang diterima Bola.net, Selasa (2/3/2021).

"Harapan kami MPL dapat berkontribusi lebih banyak lagi dalam mengembangkan ekosistem esport di Indonesia,” katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Bangun Sinergi

Setiap harinya, platform MPL menyelenggarakan sebanyak 1.400 turnamen. Seperti Master Skor, Dua Pilar, dan Makin Jago, di mana pemenangnya mendapatkan hadiah berupa berlian kemenangan yang dapat ditarik ke GoPay atau LinkAja.

Untuk turnamen berskala lebih besar seperti Salam TeMPL dan Kado Akhir Pekan, hadiahnya yaitu sepeda motor, laptop, dan telepon genggam. Sedangkan yang berskala nasional seperti Piala Presiden 2020, MPL memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp 225 juta kepada para pemenang.

“Dalam beberapa bulan terakhir terutama sejak diluncurkannya brand campaign di beberapa saluran TV, user based MPL berkembang sebesar 85 persen," tutur Ridzki.

"Melihat antusiasme ini kedepannya kami memiliki harapan untuk meningkatkan sinergi dengan Local Games Developer dan terus mengedukasi masyarakat mengenai esport sebagai salah satu upaya untuk memajukan ekonomi kreatif di Indonesia,” imbuhnya.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR