BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Kisah Kelam Bek Juventus: Pernah Jadi Korban Bullying di Masa Kecil

10-10-2019 05:19 | Yaumil Azis

Leonardo Bonucci, Juventus (c) AP Photo Leonardo Bonucci, Juventus (c) AP Photo

Bola.net - Bek Juventus, Leonardo Bonucci, harus melalui masa-masa kelam di masa kecilnya dulu. Pria berumur 31 tahun tersebut mengaku pernah menjadi salah satu korban bullying.

Tidak banyak yang mengetahui kisah itu. Pasalnya, Bonucci dikenal sebagai salah satu bek gahar di jagat sepak bola saat ini. Duetnya bersama bek Italia lainnya, Giorgio Chiellini, telah menjadi benteng kokoh bagi Juventus.

Bonucci menceritakan kisah kelamnya itu saat mempromosikan buku barunya yang bertajuk 'My Friend Leo'. Buku tersebut ia tulis bersama salah satu jurnalis kenamaan di Italia, Francesco Cerniti.

"Saya terlibat dalam sebuah insiden saat masih berusia 14 tahun, yang tak pernah saya ceritakan. Saya masih di Viterbo, kampung halaman, dan berada di dalam situasi tertentu, diancam oleh anak-anak yang lebih tua dua tahun dari saya," ujar Bonucci kepada La Gazzetta dello Sport.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Bonucci Alami Bullying

Bonucci kemudian melanjutkan kisahnya. Ia berujar bahwa pada saat itu, anak-anak tersebut mencoba untuk memeras uang yang dimilikinya. Beruntung, ia cukup berani untuk memberikan perlawanan.

"Saya berhasil menghalanginya dan kabur, menemukan sekelompok kecil teman saya. Insiden itu mempengaruhi saya, namun saya sadar bahwa saya harus tumbuh," lanjutnya.

Mantan bek AC Milan tersebut kemudian mendapatkan pelajaran berharga dari insiden itu. Dengan menunjukkan kekuatan, maka seseorang tidak akan mudah mendapatkan perlakuan bullying dari sekitarnya.

"Jika orang itu mendekati saya, jelas itu dikarenakan dia melihat sebuah kelemahan dalam diri saya," tambahnya.

2 dari 2 halaman

Simpati Terhadap Pelaku

Tapi Bonucci sadar bahwa perilaku bullying yang dilakukan oleh pelaku tidak serta merta muncul begitu saja. Pelaku melakukan perilaku negatif tersebut karena pernah mengalami situasi yang sulit sebelumnya.

"Bila mereka menggertak, itu karena mereka sendiri pernah berada di masa-masa sulit. Saya berharap buku ini juga bisa membantu mereka yang melecehkan orang lain baik secara fisik maupun mental," sambung Bonucci.

"Saya selalu membuat anak-anak saya memahami bahwa mereka bisa berbicara soal apapun kepada saya di rumah. Apakah itu hal yang baik atau buruk, adalah hal yang tepat untuk berdialog dengan orang tua anda, kakek-nenek anda, dan orang yang anda percaya," tandasnya.

Aksi Leonardo Bonucci di atas lapangan bisa disaksikan pada akhir pekan ini. Ia akan bermain bersama Timnas Italia untuk melakoni laga kualifikasi Piala Eropa 2020 melawan Yunani di Stadio Olimpico, Roma.

(Football Italia)

10 Pesepak Bola Muslim Berprestasi Saat Ini

KOMENTAR