Kiper Arema FC Ternyata Sempat Menjadi Tentara Serbia

Serafin Unus Pasi | 1 November 2018, 19:51
Srdan Ostojic (c) Dendi Gandakusuma
Srdan Ostojic (c) Dendi Gandakusuma

Bola.net - - Penjaga gawang Arema FC, Srdjan Ostojic, ternyata tak hanya memiliki pengalaman kerja sebagai seorang pesepak bola. Kiper berusia 35 tahun ini ternyata juga pernah menjadi personel militer di negara asalnya, Serbia.


Pengalaman Oki, sapaan karib Ostojic, di dunia militer terjadi selama setahun, sejak 2003 sampai 2004 silam. Waktu itu, kiper bertinggi 191 cm ini baru berusia 21 tahun.

"Waktu itu, ada semacam wajib militer di negara saya. Kami harus menjalani pelatihan dan menjadi anggota militer selama setahun," ujar Oki, di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (01/11).

"Memang ada keringanan bagi mereka yang berkuliah di perguruan tinggi. Mereka boleh untuk mengikuti wajib militer selepas mereka lulus dari perkuliahan," sambungnya.

Di militer, Oki tak masuk dalam pasukan tempur. Ia bertugas sebagai pengemudi truk dan mobil militer.

"Meski yang saya kemudikan kendaraan militer, tak ada senjata pada kendaraan ini. Hampir mirip dengan kendaraan sipil," tuturnya.

Namun, kendati hanya bertugas mengemudikan kendaraan militer, pemain yang sempat memperkuat FK Zemun ini pun sempat mendapat pelatihan militer lengkap. Salah satu pelatihan yang sempat ia dapat adalah menembak.

"Senapan yang saya sempat saya gunakan adalah Zastava. Ini adalah senapan asli Serbia. Saya berlatih menggunakan senapan maupun pistol," kenangnya.

Oki mengaku saat ini sudah tak ingat lagi cara menembak. Ia menyebut bahwa selepas wajib militer sudah tak pernah lagi berlatih menembak.

"Dan, itu sudah 15 tahun silam," ucapnya sembari tertawa.

Lebih lanjut, Oki menyebut bahwa selain dia, pelatih kiper Arema FC, Branislav Radojcic pun sempat merasakan wajib militer. Namun, menurutnya, Bane, sapaan karib Radojcic, menjalani wajib militer empat atau lima tahun lebih awal.

"Namun, saat ini program tersebut sudah tak ada lagi. Saat ini, militer di negeri kami adalah profesional," paparnya.

Sementara itu, kendati belum sempat mencicipi pengalaman tempur kala menjadi personel militer, Oki menegaskan sama sekali tak ingin. Ia mengaku lebih suka dengan perdamaian.

"Perdamaian adalah suatu hal yang sangat luar biasa. Inilah yang harus kita jaga bersama," ia menandaskan.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR