BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Ihwal Pelarangan Orang Asing Masuk Indonesia, Arema FC Apresiasi Pemerintah

29-12-2020 22:21 | Dimas Ardi Prasetya

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo (c) Bola.net/Dendy Gandakusumah General Manager Arema FC, Ruddy Widodo (c) Bola.net/Dendy Gandakusumah

Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal keputusan pemerintah yang untuk sementara melarang orang asing masuk ke wilayah Republik Indonesia. Klub berlogo singa mengepal ini mengaku bahwa keputusan tersebut sangat layak diapresiasi.

"Kami sangat setuju dengan langkah pemerintah ini," ucap General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

"Ini kan merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mengurangi risiko penularan virus Corona, terutama dengan adanya varian anyar ini," sambungnya.

Menurut Ruddy, Arema FC bisa jadi terdampak dengan adanya keputusan ini. Pasalnya, dua komponen tim mereka, Bruno Smith dan Felipe Americo, masih berada di luar negeri dan terancam tak bisa bergabung dengan tim pada awal tahun ini. Mereka berdua pulang kampung setelah tim menghentikan aktivitas latihan beberapa waktu lalu.

"Bagi kami tak masalah jika memang mereka tidak bisa bergabung dalam waktu dekat ini," tutur Ruddy.

"Toh, saat ini, kami juga belum tahu kapan akan kembali berlatih," sambungnya.

Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melarang warga negara asing masuk ke Indonesia. Larangan ini berlaku 1-14 Januari 2021.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Siap Optimalkan Potensi Lokal

Lebih lanjut, Ruddy pun mengaku tak mempermasalahkan jika nantinya peraturan pemerintah ini membuat timnya kehilangan Felipe dan Bruno sampai ketika sesi latihan dimulai. Menurut manajer berusia 49 tahun tersebut, mereka siap untuk mengoptimalkan potensi-potensi lokal.

"Nggak masalah kalau nanti misalnya mereka harus absen sampai latihan atau sudah mulai kompetisi, atau misalnya ada turnamen," ungkap Ruddy.

"Kita maksimalkan potensi-potensi lokal. Nggak ada masalah," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR