BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Hansamu Yama Ungkap Cerita di Balik Unggahan Foto Nasi Rames yang Dulu Viral

15-09-2021 15:05 | Asad Arifin

Hansamu Yama. (c) Bola.com/M. Iqbal Ichsan
Hansamu Yama. (c) Bola.com/M. Iqbal Ichsan

Bola.net - Pemain Bhayangkara FC, Hansamu Yama, sempat mendapat sorotan karena dinilai mengkonsumsi makanan yang kurang tepat untuk seorang atlet. Kini, Hansamu Yama menceritakan apa yang terjadi di balik kejadian itu.

Hansamu Yama merupakan pemain andalan Timnas Indonesia dari kelompok usia hingga senior. Naun, Hansamu terlempar dari skuad Shin Tae-yong meski sempat masuk dalam daftar panggil untuk menjalani pemusatan latihan timnas.

Ironisnya, terdepaknya Hansamu disinyalir karena Hansamu mengunggah foto makanan tradisional yang dinilai tak cocok dikonsumsi pesepak bola profesional di instagram pribadinya.

1 dari 2 halaman

Cerita di Balik Foto Nasi Rames

Seperti diketahui, Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang sangat disiplin dalam soal asupan makanan buat pemain asuhannya.Dalam channel youtube Hamka Story 23, Hansamu menjelaskan alasan dirinya mengunggah foto tersebut.

Menurut Hansamu, pada saat itu, ia tengah menemani sang istri, Zerlinda Gitta Anggraeni yang tengah hamil dan ingin menyantap nasi rames, makanan tradisional kesukaannya.

"Yang diunggah hanya foto makanannya saja. Bukan saya sedang makan. Tapi, secara pribadi, peristiwa ini jadi pengalaman berharga," ungkap Hansamu Yama.

2 dari 2 halaman

Evan Dimas Memaklumi

Pada kesempatan sama, rekannya di Bhayangkara FC, Evan Dimas Darmono, mengaku memahami apa yang dilakukan Hansamu Yama. Menurut Evan, apa yang terjadi pada Hansamu adalah hal yang lumrah buat pesepak bola Indonesia.

Evan pun mengungkapkan sesekali mengasup makanan tradisional terutama yang dibuat ibunya. Apalagi saat pulang kampung usai membela timnas atau klub.

"Rasa kangen menyantap masakan tradisional pasti ada. Tapi, sebagai pemain profesional, saya mendukung pola hidup sehat termasuk menjaga asupan makanan," tegas Evan.

Disadur dari Bola.com: Abdi Satria/Wiwig Prayugi, 15 September 2021

KOMENTAR