BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Gelandang Persebaya Kirim Doa untuk Ferry Anto yang Hilang Terseret Ombak

20-06-2019 19:43 | Serafin Unus Pasi

Rendi Irwan menangis usai pertandingan (c) Persebaya.id Rendi Irwan menangis usai pertandingan (c) Persebaya.id

Bola.net - Kabar hilangnya mantan kapten Persis Solo, Ferry Anto akibat terseret ombak di Pantai Baru, Poncosari, Serandakan, Bantul, membuat sejumlah pesepak bola kaget. Salah satunya gelandang Persebaya Surabaya, Rendi Irwan Saputra.

Rendi yang sudah cukup lama mengenal sosok Ferry tak menyangka peristiwa nahas tersebut menimpa rekan seprofesinya. Sehingga dia sangat berharap agar pemain asal Sukoharjo itu segera ditemukan dalam kondisi selamat.

”Kita seluruh pemain yang mengenalnya mendoakan semoga cepat ditemukan,” ungkap Rendi Irwan kepada Bola.net, Kamis (20/06).

”Semoga keluarganya tetap sabar untuk menunggu kabarnya, mudah-mudahan juga bisa terselamatkan,” imbuh mantan pemain Persik Kediri tersebut.

Ferry Anto dikabarkan terseret ombak saat berjalan bersama dua anak dan keponakannya di pinggir pantai, Kamis (20/06) pagi. Namun, tiba-tiba, mereka dihantam ombak besar.

Ferry sempat berhasil menyelamatkan anaknya, termasuk keponakannya yang kemudian ditolong tim SAR. Tetapi Ferry dan anaknya yang masih berusia 7 tahun, Freya Fajarina Dwi Saputri dinyatakan hilang.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters

1 dari 1 halaman

Sosok Ramah

Rendi sebenarnya tidak pernah satu tim dengan Ferry Anto, tetapi, mereka sering berjumpa di lapangan baik pertandingan resmi maupun turnamen antar kampung. Sehingga cukup akrab.

”Dia sosok yang baik, dia ramah gampang mengajak atau diajak ngobrol,” kenang Rendi.

Dan setelah Ferry memutuskan gantung sepatu, Rendi mengaku sudah lama tidak mengetahui kabar pemain kelahiran 12 Februari 1985 tersebut. Ferry pensiun dari sepak bola pada awal tahun 2016.

”Tahu-tahu, malah ada berita dari teman-teman pemain, dia hilang terseret ombak bersama anaknya,” pungkasnya.

Detik-Detik Jokowi Umumkan Kabinet Indonesia Maju

KOMENTAR