BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Cerita Son Heung-Ming Ikut Wajib Militer di Korea Selatan: Berat Tapi Enjoy

03-06-2020 20:49 | Dimas Ardi Prasetya

Son Heung-min saat mengikuti wamil militer di Brigade 9 Korps Marinir Seogwipo, Jeju, Korea Selatan. (c) Bola.com/Dok. Korps Marinir Korea Selatan Son Heung-min saat mengikuti wamil militer di Brigade 9 Korps Marinir Seogwipo, Jeju, Korea Selatan. (c) Bola.com/Dok. Korps Marinir Korea Selatan

Bola.net - Penyerang Tottenham Son Heung-Min menceritakan bahwa wajib militer yang dijalaninya di Korea Selatan begitu berat, namun ia masih bisa menikmati semua proses yang dijalaninya.

Korea Selatan memang mewajibkan semua penduduknya menjalani wamil alias wajib militer. Semua warga negara pria harus menuntaskan proses tersebut sebelum berusia 28 tahun.

Son sendiri menjalani wamil tersebut sejak 20 April 2020 lalu. Ia mengakhiri wamil tersebut pada 8 Mei kemarin

Son menjalani wamil di Brigade 9 Korps Marinir di Seogwipo, Jeju, Korea Selatan. Di sana, pria berusia 27 tahun ini ditempa berbagai pelatihan dasar kemiliteran, menembak dan bayonet, pelatihan kimia, biologi dan radiologis, keterampilan pertempuran individu dan pelatihan pertolongan pertama.

Son sendiri sebenarnya pernah dijadwalkan untuk mengikuti wamil pada tahun 2018 lalu. Saat itu ia dijadwalkan mengikuti wamil tersebut selama 21 bulan.

Akan tetapi ia kemudian diizinkan tak ikut wamil tersebut setelah membantu Korea Selatan menjadi juara cabor sepak bola Asian Games 2018. Meski demikian Son masih harus diwajibkan menjalani wamil dalam jangka pendek.

1 dari 3 halaman

Berat, Tapi Menyenangkan

"Tiga bulan terakhir sangatlah menyibukkan," candanya pada Spurs TV.

Son Heung-Min mengatakan bahwa wajib militer itu merupakan pengalaman yang bagus dan bermanfaat baginya. “Saya tidak bisa mengatakan semua yang telah saya lakukan tetapi saya benar-benar menikmatinya," seru Son.

"Orangnya baik-baik. Tiga minggu itu sulit tetapi saya mencoba menikmatinya," sambungnya.

“Saya tidak tahu bagaimana perasaan orang-orang, tetapi bagi saya tiga minggu sudah lama tetapi itu adalah pengalaman yang baik. Saya menikmatinya," tegas pemain yang sempat mengalami cedera retak lengan pada Februari lalu itu.

2 dari 3 halaman

Akrab Dengan Peserta Wamil Lainnya

Orang-orang baik yang dimaksud oleh Son Heung-Min adalah para peserta wajib militer lain yang berada satu grup bersamanya. Ia mengatakan orang-orang itu pada awalnya merasa canggung untuk berkomunikasi, khususnya dengan dirinya.

Akan tetapi, pada akhirnya semuanya bisa mencair dengan cepat. Mereka bahkan dengan cepat bisa menjadi akrab dengannya.

“Hari pertama ketika kami tidak saling mengenal adalah sedikit terasa aneh tapi segera kami saling mengenal. Kami menghabiskan setiap hari bersama dalam satu ruangan, 10 orang sangat dekat, bekerja bersama, kami saling membantu sehingga waktu terasa fantastis," ungkapnya.

"Orang-orang itu, hari pertama dan hari kedua mereka bahkan tidak bisa berbicara dengan saya tetapi pada akhirnya mereka bercanda dengan saya dan kami menikmati waktu bersama-sama dengan semua orang," tuturnya.

3 dari 3 halaman

Sudah Dalam Kondisi Fit

Seperti disebut sebelumnya, Son Heung-Min sempat mengalami cedera retak tulang di lengannya. Namun ia bisa punya waktu memulihkan cedera itu setelah liga dihentikan akibat pandemi virus corona.

Son mengatakan, sekarang ia sudah benar-benar pulih. Ia juga sudah fit dan siap beraksi lagi di atas lapangan.

"Secara fisik saya baik-baik saja, saya bekerja sangat keras untuk mencapai level maksimum saya dan saya hampir sampai," katanya.

“Sekarang kita bisa berlatih bersama, kita berlatih lebih dari dua minggu terakhir dan para pemain - Moussa (Sissoko) kembali, Harry (Kane) kembali, Stevie (Bergwijn) kembali, semua orang ingin bermain lagi dan semua orang termotivasi," tandas Son.

Sementara itu Son Heung-Min sendiri mencatatkan hasil yang bagus selama menjalani wajib militer. Ofisial di Korps Marinir mengungkapkan Son masuk satu dari lima lulusan terbaik dari 157 peserta wajib militer.

(tottenhamhotspur.com)

KOMENTAR