BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Inikah Pesan Terakhir Diego Maradona Sebelum Meninggal?

27-11-2020 09:22 | Yaumil Azis

Fans Napoli mengenang Diego Maradona dengan meletakkan foto sang legendar di sekitar stadion San Paolo, (26/11/2020) dini hari. (c) AP Photo Fans Napoli mengenang Diego Maradona dengan meletakkan foto sang legendar di sekitar stadion San Paolo, (26/11/2020) dini hari. (c) AP Photo

Bola.net - Diego Maradona telah berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa. Dan sebelum ajal menjemput, legenda sepak bola berdarah Argentina tersebut sempat meninggalkan pesan terakhir kepada keluarga.

Maradona menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (25/11/2020) malam WIB. Menurut sejumlah laporan, diketahui bahwa sang legenda meninggal dunia akibat serangan jantung.

Padahal belum ada sebulan dirinya kembali ke kediamannya setelah lama menjadi penghuni rumah sakit. Pada Oktober kemarin, ia sempat menjalani operasi pembekuan darah di otaknya.

Maradona tidak hanya meninggalkan keluarga, tetapi juga kursi kepelatihan di Gimnasia De La Plata serta penggemar sepak bola yang menyaksikan secara langsung keajaiban dari gol 'Tangan Tuhan'.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Pesan Terakhir Sebelum Berpulang

Ternyata, Maradona sempat meninggalkan pesan terakhirnya kepada sanak keluarga sebelum berpulang. Menurut Martin Arevalo, seorang jurnalis, Maradona memberikan pesan terakhirnya itu sebelum merayakan ulang tahunnya yang ke-60.

Maradona meminta kepada keluarganya untuk mengawetkan jasadnya saat meninggal. Kebenaran berita ini sendiri baru bisa dibuktikan saat jasadnya dibawa ke kuburan Jarden de Bella Vista.

Sejauh ini, baru ada tiga orang dalam sejarah Argentina yang jasadnya diawetkan. Dia adalah eks jenderal militer, Jose de San Marin dan mantan presiden Argentina, Juan Domingo Peron beserta sang istri.

2 dari 2 halaman

Imbas dari Gaya Hidup

Sang putri, Giannina Maradona, pernah mengatakan pada tahun 2019 lalu bahwa kondisi ayahnya memang sedang tidak baik-baik saja. Hal ini dikarenakan gaya hidupnya yang bisa dikatakan sembrono.

"Dia tidak sekarat karena tubuhnya telah memutuskan demikian, dia dibunuh dari dalam dan dia tidak menyadari itu," tulis Giannina di akun Instagram pribadinya.

"Anda tahu kebun binatang yang menyediakan jasa foto bareng singa raksasa? Anda bisa masuk ke kandangnya dan memeluknya. Padahal singa itu diberikan obat penenang, sebab kalau tidak tak mungkin bisa menjinakkan hewan buas," ujarnya lagi.

(Marca)

KOMENTAR