Eks Liverpool Ini Lempar Kritikan pada Salah, Kenapa Sih?

Dimas Ardi Prasetya | 8 Februari 2022, 21:40
Aksi Mohamed Salah di laga Senegal vs Mesir di Final piala Afrika 2021 di Paul Biya Stadium, Olembe, Kamerun, Senin (07/02/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo
Aksi Mohamed Salah di laga Senegal vs Mesir di Final piala Afrika 2021 di Paul Biya Stadium, Olembe, Kamerun, Senin (07/02/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Eks gelandang Liverpool Danny Murphy mengkritik Mohamed Salah karena menjadi penendang kelima Mesir di babak adu penalti Piala Afrika 2021 melawan Senegal.


Mesir dan Senegal sama-sama tak bisa mencetak gol di waktu normal laga final Piala Afrika 2021. Begitu juga di babak extra time.

Pada akhirnya laga harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Di sini Mesir akhirnya kalah dengan skor 4-2.

Pasalnya dua eksekutor Mesir gagal. Sementara itu Salah sendiri tak sempat melaksanakan tugasnya karena Senegal sudah lebih dahulu memastikan diri jadi juara.

1 dari 3 halaman

Kritikan Murphy Pada Salah

Penempatan Mohamed Salah sebagai eksekutor kelima Mesir di laga final tersebut mendapatkan sorotan dari eks gelandang Liverpool, Danny Murphy. Ia mengatakan Salah tak semestinya ada di posisi penendang terakhir saat lawan Senegal.

“Saya pikir ego mengambil alih ketika Anda ingin mengambil yang kelima. Alih-alih berpikir, 'apa yang terbaik untuk tim?'" kata Murphy di White and Jordan seperti dikutip dari talkSPORT.

“Saya tidak berpikir Anda harus mengambil yang kelima. Saya ingat apa yang dibicarakan Carra ketika Ronaldo gagal. Saya pernah mendengar orang-orang datang ke acara itu, yang telah menulis buku tentang mengambil penalti dan telah membuat podcast tentang mengambil penalti," tuturnya.

“Tidak satu pun dari mereka yang mengambil penalti di pertandingan besar dan memahaminya. Latihan tidak membuat sempurna, latihan membuat permanen jadi jika Anda berlatih hal yang benar itu baik-baik saja," serunya.

2 dari 3 halaman

Kritikan Carragher

Legenda Liverpool, Jamie Carragher juga sempat menyoroti masalah yang sama. Ia mengatakan Mohamed Salah tak semestinya jadi eksekutor kelima Mesir saat melawan Senegal.

"Itulah mengapa pengambil penalti terbaik Anda tidak boleh berada di urutan kelima. Mo Salah tidak mengambil penalti untuk Mesir dalam adu penalti di final adalah kegilaan," tulis Carragher di akun Twitter-nya.

"Itu juga terjadi pada Ronaldo bertahun-tahun yang lalu untuk Portugal v Spanyol," sambung Carragher.

Usai kalah dari Senegal, Mohamed Salah dikabarkan ingin segera balik ke Liverpool. Ia juga diklaim ingin ikut bermain di laga kontra Leicester City di laga lanjutan Premier League pada akhir pekan ini.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR