BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

7 Pemain Yang Berpotensi Jadi Bintang pada Final Olimpiade Tokyo 2020

04-08-2021 12:45 | Serafin Unus Pasi

Brasil lolos ke semifinal sepak bola Olimpiade Tokyo 2020 (c) AP Photo
Brasil lolos ke semifinal sepak bola Olimpiade Tokyo 2020 (c) AP Photo

Bola.net - Gelaran Olimpiade Tokyo 2020 cabang olahraga sepak bola, kini sudah memasuki babak akhir. Setelah dua pertandingan semi final digelar pada hari Selasa (3/8) kemarin.

Brasil dan Meksiko yang bermain terlebih dahulu bermain sangat ngoto hingga menyelesaikan pertandingan dengan skor 0-0 hingga akhir babak perpanjangan waktu. Brasil kemudian berhasil lolos ke final setelah mengalahkan Meksiko dengan drama adu penalti dengan skor kemenangan 4-1.

Di semifinal selanjutnya, Tuan rumah Jepang yang menjamu Spanyol pada pertandingan kali ini harus puas hanya bisa memperebutkan posisi medali perunggu kontra Meksiko. Pasalnya The Samurai Blues kalah dengan skor 0-1 lewat tendangan melengkung Marco Asensio di babak tambahan waktu.

Kemenangan dan keberhasilan Brasil dan Spanyol ke Final tak lepas dari usaha tanpa kenal lelah seluruh pemain. Namun di antara para pemain yang berlaga, ada beberapa yang tampil menonjol dan berpotensi jadi pembeda di Final. Siapa sajakah mereka? Berikut daftar pemain yang akan menjadi bintang pada laga final nanti.

1 dari 7 halaman

Richarlison

Penyerang Brasil di Olimpiade Tokyo 2020, Richarlison (c) AP Photo
Penyerang Brasil di Olimpiade Tokyo 2020, Richarlison (c) AP Photo

Sebagai top skor sementara Olimpiade Tokyo 2020. Richarlison diprediksi akan menjadi bintang pada laga final Selecao melawan Spanyol.

Kecepatan serta akurasi tendangan dan sundulan miliknya akan menjadi tugas berat bagi Pau Torres serta Eric Garcia saat berhadapan satu lawan satu dengan dirinya. Richarlison membuktikan kualitasnya dengan mencetak hattrick pada laga awal Brasil di Olimpiade ini.

Richarlison sendiri saat ini sudah mengoleksi lima gol dan sepertinya akan sulit dikejar, mengingat posisi kedua masih diisi Andre-Pierre Gignac dan Hwang Ui-jo yang negara dari mereka bela sudah kalah dalam fase grup dan penyisihan grup.

2 dari 7 halaman

Mikel Oyarzabal

Alvaro Morata dan Mikel Oyarzabal, dua pahlawan Spanyol di laga kontra Kroasia, Euro 2020 (c) AP Photo
Alvaro Morata dan Mikel Oyarzabal, dua pahlawan Spanyol di laga kontra Kroasia, Euro 2020 (c) AP Photo

Meskipun dalam urusan mencetak gol Mikel Oyarzabal kalah dari Richarlison, ia cukup produktif dalam membantu serangan dan membantu timnas Spanyol dalam memnciptakan assist.

Sepanjang Olimpiade berjalan, ia sendiri sudah membukukan dua gol dan dua assist yang membantu Spanyol bisa berjalan hingga ke final.Jika Richarlison memiliki kecepatan maka Oyarzabal memiliki kontrol bola serta body balance yang lebih baik saat memegang bola.

Pada pertandingan semifinal melawan Jepang semalam, ia juga beberapa kali membuat gawang Jepang berada dalam bahaya. Oyarzabal juga bermain penuh pada pertandingan semalam dan menjadi salah satu penentu kemenangan Spanyol berkat assist miliknya pada Asensio.

3 dari 7 halaman

Marco Asensio

Para pemain Spanyol U-23 merayakan gol Marco Asensio ke gawang Timnas Jepang U-23 di semifinal sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020 di Saitama Stadium, Selasa (03/08/2021). (c) AP Photo
Para pemain Spanyol U-23 merayakan gol Marco Asensio ke gawang Timnas Jepang U-23 di semifinal sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020 di Saitama Stadium, Selasa (03/08/2021). (c) AP Photo

Asensio yang jarang dipanggil menjadi starter justru memberikan usai beberapa kali datang dan memberikan momen krusial bagi Timnas Spanyol. Satu gol dan satu assist yang ia hasilkan juga menjadi salah satu penentu kemenangan bagi Tim Matador ini untuk melaju ke final.

Winger kanan andalan Real Madrid ini memang terbukti kualitasnya dalam memberikan umpan kunci, serta bagaimana ia membantu memberikan pola serangan bagi Tim Spanyol.

Kehadiran Asensio sendiri membuat Oyarzabal bermain lebih lepas sebagai striker daan, lebih mudah mendapatkan posisi untuk dirinya mencetak gol. Asensio akan menjadi kejutan bagi Selecao dengan umpan serta tendangan jitu miliknya.

4 dari 7 halaman

Paulinho

Skuat Brasil merayakan gol Richarlison ke gawang Jerman di pertandingan pertama grup D Olimpiade Tokyo 2020, Kamis (22/7/2021) (c) AP Photo
Skuat Brasil merayakan gol Richarlison ke gawang Jerman di pertandingan pertama grup D Olimpiade Tokyo 2020, Kamis (22/7/2021) (c) AP Photo

Jika Spanyol punya Asensio, maka Brasil memiliki Paulinho yang bisa membantu memberikan celah penyerangan untuk Richarlison.

Meskipun dalam urusan umpan lambung serta operan ia kalah dari Asensio, Paulinho unggul dari segi kecepatan serta koneksinya bersama Richarlison.

Paulinho sendiri sudah mencetak satu gol dan juga berkontribusi bagi Selecao dalam perjalanannya hingga ke final Olimpiade Tokyo 2020 berkat penampilannya bagi Timnas yang cukup gemilang.

5 dari 7 halaman

Pedri

Gelandang Spanyol, Pedri (c) Pool AFP via AP Photo
Gelandang Spanyol, Pedri (c) Pool AFP via AP Photo

Gelandang muda berusia 18 tahun tersebut selalu menjadi andalan bagi Timnas Spanyol dalam Olimpiade Tokyo 2020 ini.

Meskipun belum mencetak gol maupun assist ia terus dipercaya menjadi starter oleh Luis de la Fuente. Ia selalu dipercaya tampil sebagai starter di lini tengah Spanyol sejak pertandingan hari pertama.

Permainannya dalam mengatur penyerangan serta bertahan dengan pola lebih lambat menjadi ancaman bagi Brasil yang sangat mengandalkan kecepatan dalam menyerang.

6 dari 7 halaman

Dani Alves

Daniel Alves menjadi kapten Brasil di Copa America 2019. Dia adalah pemain paling senior di Brasil dengan usia 36 tahun. (c) AP Photo
Daniel Alves menjadi kapten Brasil di Copa America 2019. Dia adalah pemain paling senior di Brasil dengan usia 36 tahun. (c) AP Photo

Bek kanan veteran berusia 38 tahun ini juga bisa masih menjadi ancaman berkat tendangan serta umpan miliknya yang cukup akurat dalam membantu penyerangan Brasil.

Meskipun saat ini Alves tidak bisa melakukan bolak-balik untuk membantu penyerangan maupun membantu pertahanan Brasil dengan cepat, Ia tetap menjadi ancaman bagi Spanyol.

Pasalnya dalam permainannya di usia yang menginjak 38 tahun ini Alves memiliki cara bermain berbeda, dengan cara memposisikan dirinya tidak terlalu maju agar tidak terkena counter attack yang menyulitkan dirinya ketika beradu sprint.

7 dari 7 halaman

Pau Torres

Takefusa Kubo berusaha melewati adangan Pau Torres di laga semifinal sepak bola putra Olimpiade 2020 antara Jepang vs Spanyol di Saitama, Jepang, Selasa (03/08/2021). (c) AP Photo
Takefusa Kubo berusaha melewati adangan Pau Torres di laga semifinal sepak bola putra Olimpiade 2020 antara Jepang vs Spanyol di Saitama, Jepang, Selasa (03/08/2021). (c) AP Photo

Pemain terakhir datang dalam posisi bek muda yang tampil sangat apik dalam membantu pertahanan Spanyol. Tak lain dan bukan lain adalah Pau Torres. Bersama Garcia, ia mampu tampil solid dan menjadi ancaman besar bagi penyerang ketika berhadapan satu lawan satu dengan dirinya.

Spanyol sendiri belum pernah mengalami kekalahan dalam lima laga pada Olimpiade ini berkat penampilannya yang baik untuk membantu pertahanan. Kemampuannya dalam intersep serta duel udara bisa menjadi tugas untuk Brasil menembus pertahanan Spanyol kali ini.

Pemain yang digadang-gadang akan menjadi The next Sergio Ramos akan menjadi mimpi buruk bagi Brasil jika mengandalkan umpan lambung untuk berduel udara maupun mengandalkan Richarlison untuk satu lawan satu dengan dirinya yang bermain solid di lini belakang Spanyol.

Brasil sendiri harus mengandalkan kecepatan serta keakuratan umpan mereka untuk berhadapan dengan bek tengah berusia 24 tahun tersebut jika ingin mencuri atau mendapatkan sebuah gol untuk mereka.

(Bola.net/Risditya)

KOMENTAR