Indonesia Janji Bakal 'All Out' Lawan Australia di Laga Ketiga FIBA Asia Cup 2022

Anindhya Danartikanya | 15 Juli 2022, 09:44
Brandon Jawato (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Brandon Jawato (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Usai melawan Arab Saudi dan Yordania, timnas basket Indonesia akan menghadapi pertandingan yang diprediksi berjalan alot bersama Australia pada laga ketiga penyisihan Grup A FIBA Asia Cup 2022. Pertandingan ini akan digelar pada Sabtu (16/7/2022).

Bagi Indonesia, Australia berpotensi jadi rival yang sangat berat. Pasalnya, tim besutan Michael Clancy Kelly tersebut belum terkalahkan. Di lain sisi, Indonesia sekali menang atas Arab Saudi dan sekali kalah dari Yordania. Kini Indonesia ada di peringkat ketiga Grup A dengan 3 poin.

Dalam laga kontra Arab Saudi, Indonesia menang 80-54. Sayang, skuad Merah Putih kalah 65-74 dari Yordania. Tentu saja, walaupun sulit, anak asuh Milos Pejic ini harus bisa mengalahkan Australia pada laga ketiga Grup A FIBA Asia Cup 2022.

1 dari 2 halaman

All Out, Kerahkan 100%

Yudha Saputera (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Yudha Saputera (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Menghadapi Australia, Milos menegaskan tak mau terlalu banyak memikirkan skor. Namun ia menjanjikan Indonesia akan tampil all out. "Kami akan memberikan 100 persen, itu intinya," tegasnya.

Milos menekankan banyak hal positif dari kekalahan kontra Yordania. Selain soal perjuangan timnya yang tak kenal lelah sampai akhir, ia memuji Derrick Michael Xzavierro yang tampil bagus menjaga pemain sekaliber Zaid Abbas.

"Derrick tak pernah bermain di liga, dia baru tampil di kompetisi ini dan berhadapan dengan Abbas. Derrick baru di tahap awal kariernya dan dia masa depan basket Indonesia," ujar Milos.

2 dari 2 halaman

Tembakan 3 Angka Kerap Meleset

Marques Terrell Bolden (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Marques Terrell Bolden (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Masih seputar kekalahan dari Yordania, Milos menekankan bahwa ia akan berupaya mengurangi kesalahan-kesalahan agar tak terulang pada laga kontra Australia nanti. "Sepanjang 40 menit kami bermain bagus, tapi ada krisis di kuarter ketiga yang membuat kami tertinggal," ujar Milos.

"Yordania bermain pintar. Mereka tentu sudah melakukan scouting dan menjaga Marques. Yang jadi masalah saat Marques dijaga, tembakan tiga angka kami banyak meleset. Kalah defensive rebound juga yang membuat kami tumbang malam ini," ungkap Milos.

Milos harus memutar otak. Pasalnya, pelatih Australia bakal mengawal ketat pergerakan Marques Bolden. "Kita telah melihat Bolden di dalam turnamen sejauh ini, kami perlu mematikan pergerakan dia, tangannya sangat cepat," ujar Kelly usai laga kontra Arab Saudi.

Disadur dari: Bolacom (Gregah Nurikhsani) | Dipublikasi: 14 Juli 2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR